Yogyakarta, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta menyebut anggaran Pilkada 2024 sudah diterima dari Pemerintah Kota Yogyakarta pada November 2023 sekitar Rp34 miliar.
Yogyakarta, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta menyebut anggaran Pilkada 2024 sudah diterima dari Pemerintah Kota Yogyakarta pada November 2023 sekitar Rp34 miliar.
Ketua KPU Kota Yogyakarta Noor Harsya Aryosamodro mengatakan, rencana pembentukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) dilakukan pada pertengahan April 2024.
"KPU Yogyakarta akan membentuk badan ad hoc pilkada. Sementara pendaftaran pemantau Pilkada 2024 sejak 27 Februari melalui media sosial," üjar Harsya, dikutip Antara, Selasa (12/2/2024).
KPU Kota Yogyakarta bakal umumkan pendaftaran calon independen pada Agustus 2024, disusul pendaftaran pasangan calon yang diusung partai politik, dilanjutkan tahapan kampanye hingga bulan November.
Menurut Harsya, pemilih potensial yang berusia 17 tahun dan sudah melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik akan jadi target pendataan sebagai panduan proses pencocokan dan penelitian (coklit) di lapangan.
Sementara pemutakhiran data pemilih Pilkada 2024, dilakukan bulan Mei dan menunggu data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
"Data itu akan kami turunkan ke PPK, PPS, petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) untuk melakukan coklit pemutakhiran data pemilih," ujarnya.