Korlantas Polri Rancang Skema Pengaturan Lalu Lintas Imbas Banjir Sumatra

- Rencana kontingensi antisipasi dampak cuaca ekstrem
- Klasifikasi pengamanan masa angkutan akhir tahun
- Survei jalan dari Jakarta ke Jawa Tengah
Yogyakarta, IDN Times - Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan, kepolisian kini tengah merancang skema pengaturan lalu lintas di Sumatra imbas sejumlah infrastruktur jalan yang rusak akibat longsor serta banjir.
Bencana longsor dan banjir telah menimbulkan kerusakan infrastruktur di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Situasi ini membuat akses transportasi darat tertutup, selain itu juga mempersulit proses evakuasi dan penyaluran logistik.
1. Rencana kontingensi antisipasi dampak cuaca ekstrem

Agus menuturkan, skenario pengaturan lalu lintas ini juga disusun demi mempersiapkan masa angkutan periode Natal dan tahun baru (Nataru) 2026 yang tinggal hitungan pekan.
"Langkah-langkah ini harus kita persiapkan secara kolaborasi untuk bisa bagaimana cara bertindak update pada saat itu. Tapi skenarionya itu sudah kita rumuskan," kata Agus di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (30/11/2025).
Pengaturan lalu lintas ini, kata Agus, mencakup rencana kontingensi dalam kaitannya mengantisipasi terjadinya kembali bencana hidrometeorologi yang memengaruhi pelaksanaan masa angkutan akhir tahun.
"Tentunya nanti langkah-langkah ketika terjadi bencana, ketika terjadi banjir, itu ada langkah-langkah kontingensi cara bertindak yang sudah kita lakukan," klaim Agus.
Menurut Agus, bencana imbas cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi selama Desember 2025 dan Januari 2026 nanti. Oleh karenanya, rencana kontingensi ini juga bukan hanya untuk wilayah Sumatra saja. Tapi, seluruh titik yang jadi fokus pelaksanaan pengamanan masa angkutan.
2. Klasifikasi pengamanan masa angkutan akhir tahun

Secara umum, lanjut Agus, pengamanan Korlantas Polri pada periode angkutan nanti mencakup penanganan pada jalan tol beserta rest area-nya.
Lonjakan arus lalu lintas di jalur arteri, mencakup jalan kabupaten dan provinsi, hingga jalur-jalur alternatif menuju objek wisata tentu juga masuk pencermatan Polri.
"Dan tempat-tempat ibadah, termasuk juga tempat-tempat penyeberangan pelabuhan," ungkapnya.
3. Survei jalan dari Jakarta ke Jawa Tengah

Bersamaan dengan itu, klaim Agus, jajaran Korlantas Polri telah melakukan survei langsung jalanan dari Jakarta hingga Jawa Tengah dan DIY. Kepolisian tengah mengidentifikasi titik-titik potensial mana saja yang jadi tempat lonjakan arus lalu lintas saat periode angkutan akhir tahun nanti.
"Kemarin kami juga sudah memaparkan ke DPR RI dari langkah-langkah Mabes Polri, Korlantas Polri dalam rangka mengendalikan kamseltibcarlantas. Ini sudah kita rumuskan, mohon doa restu, mudah-mudahan Lebaran kemarin aman, Natal dan Tahun Baru juga harus aman," tutupnya.


















