Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kabar Intervensi PT yang Kritik Jokowi, Ganjar: Kampus Tidak Takut
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo pada acara Jathil Bareng Mas Ganjar di Embung Kali Aji, Sleman. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Sleman, IDN Times - Sejumlah civitas academica Perguruan Tinggi di Indonesia mengkritisi sikap Joko 'Jokowi' Widodo menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyebut ada intervensi untuk menandingi gerakan pernyataan sikap tersebut. Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyebut juga mendengar kabar intimidasi dan menyebut kampus institusi yang tidak pernah takut.

Ganjar juga mengaku mendengar kabar intimidasi pada pihak kampus. Menurutnya pemerintah tidak perlu ketakutan dengan aksi sejumlah civitas academica di kampus belakangan ini.

1. Kampus dinilai tidak pernah takut

Sivitas akademika UGM yang terdiri dari guru besar, dosen, mahasiswa dan alumni membacakan Petisi Bulaksumur di Balairung UGM, Rabu (31/1/2024), (Dok. Humas UGM)

Ganjar menilai aparat penegak hukim juga tidak perlu melakukan tekanan terhadap kampus. Menurutnya tekanan tersebut justru bisa menurunkan simpati dari masyarakat.

"Dan kampus itu institusi yang tidak pernah takut. Mereka membawa pikiran-pikiran ilmiah, mereka membawa nilai-nilai kebaikan dan itulah yang terjadi," ujar Ganjar ditemui seusai acara Jathil Bareng Mas Ganjar di Embung Kali Aji, Wonokerto, Turi, Sleman, Selasa (6/2/2024).

2. Pemerintah dinilai tidak perlu khawatir akan kritik

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo pada acara Jathil Bareng Mas Ganjar di Embung Kali Aji, Sleman. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut juga menyebut jika sudah ada puluhan kampus dan masih ada tekanan, ia menilai pemerintah tidak punya perasaan. Menurutnya pemerintah tidak perlu khawatir akan kritik.

"Gak usah khawatir itu akan menggelinding lebih besar lagi," ujar Ganjar.

3. Sebut ada intervensi menandingi gerakan pernyataan sikap

Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menghadiri kegiatan diskusi Tabrak Prof di Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (5/2/2024). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Sebelumnya Mahfud MD menyebut ada sebuah upaya intervensi untuk menandingi gerakan pernyataan sikap oleh perguruan tinggi terhadap pemerintahan Presiden Joko 'Jokowi' Widodo. Upaya intervensi ini berwujud operasi mengarahkan para rektor universitas dilakukan pihak yang tidak disebutkan identitasnya oleh Mahfud.

Menurut Mahfud, operasi ini menyasar pimpinan kampus yang belum mengemukakan sikapnya. Mereka diminta menyuarakan narasi yang mengharumkan citra Jokowi.

"Operasi mendekati rektor-rektor yang belum mengemukakan pendapatnya, belum berkumpul untuk deklarasi, mereka ini diminta untuk menyatakan sikap yang berbeda," kata Mahfud dalam acara Tabrak Prof! di sebuah kafe daerah Seturan, Sleman, DIY, Senin (5/2/2024) malam.

"Sikap yang berbeda didatangi mereka untuk menyatakan bahwa Presiden Jokowi baik, pemilu baik, penanganan Covid terbaik," sambungnya.

Editorial Team

Related Article