Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye, Ganjar Enggan Komentar

Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye, Ganjar Enggan Komentar
Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan pernyataan bahwa Presiden boleh berkampanye di tahun politik. Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, enggan beri komentar saat disinggung pernyataan Presiden yang menjadi perdebatan publik itu.

"Halah, nonton. Iki wae, kok presiden (ini aja, kok presiden). Nggak, iki (ini) aja," ujar Ganjar, saat ditanya oleh awak media, seusai menyaksikan teater Indonesia Kita ke-41 'Musuh Bebuyutan' di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Rabu (24/1/2024) malam.

1. Ganjar lebih komentari pementasan Indonesia Kita

Indonesia Kita ke-41 'Musuh Bebuyutan' di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Rabu (24/1/2024) malam. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Indonesia Kita ke-41 'Musuh Bebuyutan' di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Rabu (24/1/2024) malam. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut lebih banyak berkomentar soal Indonesia Kita ke-41 'Musuh Bebuyutan'. Ganjar mengatakan pertunjukan ini hampir gagal saat di Jakarta, namun akhirnya bisa berjalan.

"Inilah ekspresi para seniman memberikan catatan, kritik sosial, kalau yang mendengarkan jangan baper. Nikmati saja, untuk kita merasakan rasanya masyarakat," ujar Ganjar.

2. Anies ungkit ucapan lama Jokowi

Anies Baswedan bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (24/1/2024). (IDNTimes/Herlambang Jati)
Anies Baswedan bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (24/1/2024). (IDNTimes/Herlambang Jati)

Beda dengan Ganjar, diketahui sebelumnya Capres nomor urut 1, Anies Baswedan sudah angkat bicara soal sikap Jokowi. Anies sempat menyinggung ucapan lama Jokowi soal netralitas. 

"Menurut saya masyarakat bisa mencerna dan nanti menakar, menimbang pandangan tersebut, karena sebelumnya yang kami dengar adalah netral, mengayomi semua, memfasilitasi semua, jadi kami serahkan ke masyarakat Indonesia untuk mencerna dan menilai," ungkap Anies di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (24/1/2024).

3. Jokowi sebut presiden boleh kampanye

Presiden Joko "Jokowi" Widodo ketika ikut menyaksikan penyerahan Super Hercules C-130 J di Halim. (Dokumentasi Media Menhan)
Presiden Joko "Jokowi" Widodo ketika ikut menyaksikan penyerahan Super Hercules C-130 J di Halim. (Dokumentasi Media Menhan)

Diketahui Presiden Jokowi mengatakan, seorang presiden boleh berkampanye di tahun politik. Menurutnya, itu menjadi pilihan individu presiden.

"Semua itu peganganya aturan kalo aturan boleh silahkan, kalo aturan boleh silakan kalau atutran tidak boleh tidak sudah jelas itu, jangan presiden tidak boleh (berkampanye), boleh berkampanye, boleh. Tapi kan dilakukan atau tidak dilakukam terserah individu masing-masing," ujar Jokowi di Pangkalan Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Jokowi mengatakan, presiden, menteri atau pejabat publik lainnya bisa berkampanye asalkan jangan menggunakan fasilitas negara. "Ya boleh saja saya kampenye tapi yang penting tidak gunakan fasilitas negara," kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Herlambang Jati Kusumo
EditorHerlambang Jati Kusumo

Latest News Jogja

See More

5 Permainan Montessori yang Bantu Anak Kuasai Matematika

28 Jun 2026, 11:30 WIBNews