Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Isu Penculikan Marak, Polda DIY Patroli pada Jam Pulang Sekolah

Isu Penculikan Marak, Polda DIY Patroli pada Jam Pulang Sekolah
Kapolda DIY, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Akhir-akhir ini beredar kabar dugaan percobaan penculikan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kepolisian di wilayah DIY pun berupaya meningkatkan keamanan dengan patroli pada jam pulang sekolah.

Kapolda DIY, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan mengungkapkan sampai saat ini tidak ditemukan upaya penculikan di wilayah DIY. Meski begitu, dengan beredarnya sejumlah upaya penculikan, upaya peningkatan keamanan pun dilakukan.

1. Meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah

Ilustrasi Pelajar SD (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Pelajar SD (IDN Times/Mardya Shakti)

Baik kabar yang beredar melalui WhatsApp atau media sosial lainnya, Suwondo mengatakan pihaknya sudah mengambil langkah-langkah preventif.

"Melakukan pendekatan ke sekolah dan terus menggalakkan kegiatan dengan sistem satu sekolah dua polisi. Ini kan sudah ada sebelumnya sehingga sekarang kita tinggal memberikan pemahaman kepada guru," ujar Suwondo, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (2/2/2023).

Suwondo menyebut telah memerintahkan anggotanya untuk meningkatkan patroli terutama pada jam sekolah.

"Sudah saya perintahkan dengan meningkatkan patroli di jam-jam pulang sekolah di sekitar sekolah. Selain pembinaan kami meningkatkan patroli di sekitar sekolah-sekolah khususnya sekolah SD dan TK atau paud," ungkapnya.

2. Belum ada laporan penculikan

Ilustrasi Penculikan Anak (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Penculikan Anak (IDN Times/Mardya Shakti)

Hingga saat ini, kata Suwondo, tidak ada keluarga yang melaporkan anaknya diculik. Baik itu berupa informasi maupun laporan resmi. Namun, terkait voice note yang beredar terkait kewaspadaan penculikan masih dilakukan penelitian.

"Karena kita tidak tahu sumbernya dari mana dan penyebarannya semudah mengirimkan. Niatnya mungkin memberikan warning, tetapi juga akhirnya memberikan sesuatu rasa khawatir di masyarakat. Buat kami rasa khawatir ini kami terjemahkan dengan meningkatkan keamanan," ujar Suwondo.

3. Ingatkan untuk saling menjaga

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga kesadaran. Selain itu, juga saling menjaga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sama-sama kita menjagalah bagaimana, tapi tidak panik gitu," ujarnya.

Menurut Sultan tidak perlu membuat kabar yang heboh, yang kebenarannya masih belum terbukti. Pada pertemuan Gubernur DIY dan Kapolda DIY itu juga dilangsungkan koordinasi untuk melihat bagaimana ukuran keamanan wilayah DIY.

Share Article
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Jogja

See More

Imigrasi Cegah Keberangkatan 13 Jemaah Haji Ilegal di YIA

31 Mei 2026, 16:25 WIBNews