Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Inflasi DIY Bulan November Naik, Cabai dan Kekeringan Jadi Pemicunya

Inflasi DIY Bulan November Naik, Cabai dan Kekeringan Jadi Pemicunya
Ilustrasi Inflasi (IDN Times/Arief Rahmat)
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Inflasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada November 2023 meningkat 3,48 persen (yoy), atau lebih tinggi dari periode Oktober 2023, sebesar 3,44 persen (yoy). Tekanan inflasi terutama disumbang oleh komoditas pangan.

Meski mengalami peningkatan, inflasi DIY masih berada dalam rentang target sasaran inflasi nasional. "Tekanan inflasi terutama disumbang oleh komoditas pangan seperti aneka cabai, telur ayam ras, dan bawang merah," ujar Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Cicilia Melly, Senin (4/12/2023).

1. Penyebab kenaikan harga sejumlah komoditas pangan

Ilustrasi cabai rawit. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Ilustrasi cabai rawit. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Kenaikan sejumlah komoditas pangan disebabkan oleh kekeringan yang terjadi di beberapa daerah di DIY, seperti Kabupaten Kulon Progo dan Sleman, sehingga memicu berkurangnya produksi cabai. Hal ini mengakibatkan petani mengalami gagal panen untuk komoditas cabai rawit dan cabai merah.

Selain itu, sentra cabai di luar DIY seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat juga mengalami hal serupa. Kondisi ini menyebabkan harga komoditas tersebut meningkat di pasar. 

"Selain cabai, dampak kekeringan juga mempengaruhi pasokan bawang merah, sehingga berdampak pada kenaikan harga. Sementara itu, kenaikan harga telur ayam ras disebabkan oleh meningkatnya harga pakan (jagung atau bekatul) akibat minimnya pasokan sehingga mendorong biaya produksi," kata Cicilia.

2. Penahan laju inflasi pada November 2023

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Laju inflasi pada November 2023 tertahan oleh komoditas bensin, daging ayam ras, minyak goreng, serta bahan bakar rumah tangga. Penurunan harga bensin disebabkan turunnya harga BBM non subsidi yang berlaku sejak November 2023. Penurunan tersebut terjadi untuk semua jenis antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Bahan bakar rumah tangga juga mengalami deflasi didorong oleh penurunan harga bahan bakar rumah tangga terutama terjadi pada LPG seiring permintaan yang terkendali (low season), serta indikasi pengaruh dari kebijakan penyesuaian harga di bulan Juni 2023. Lebih lanjut, penurunan harga daging ayam ras dan minyak goreng terjadi karena pasokan yang masih melimpah baik di tingkat pedagang maupun distributor. 

3. Inflasi diperkirakan masih terkendali

ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)

Bank Indonesia memperkirakan inflasi DIY berada pada kisaran targetnya. Kondisi tersebut didukung oleh upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY dalam ketersediaan pasokan dan kestabilan harga melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), seperti operasi pasar dan pasar murah yang telah dilakukan sebanyak 435 kali, serta implementasi Strategi Pengendalian Harga Pangan (SPHP) oleh Bulog.

"Kebijakan dimaksud juga diperkuat oleh optimalisasi Kios Segoro Amarto sebagai price reference store untuk menjaga daya beli, penguatan Kerja sama Antar Daerah (KAD) baik antar provinsi maupun intra provinsi, dan monitoring risiko El Nino secara periodik salah satunya melalui pemanfaatan APBD," ujar Cicilia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Herlambang Jati Kusumo
Febriana Sintasari
Herlambang Jati Kusumo
EditorHerlambang Jati Kusumo

Latest News Jogja

See More

Dukung Veda Ega, Pemkab Gunungkidul Gelar Nobar Moto3

01 Jun 2026, 09:13 WIBNews