Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Cabai di Jogja Jelang Libur Nataru Makin Pedas
ilustrasi komoditas cabai di pasar tradisional. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Yogyakarta, IDN Times - Harga cabai di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) naik menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Produksi menurun dan peningkatan permintaan,  dinilai menjadi pemicunya.

"Cabai mulai naik karena produksi sudah mulai menurun dan permintaan luar kota yang tinggi. Serta musim hujan, kalau musim hujan petani tidak bisa panen, sehingga suplai kurang," ujar Pejabat Fungsional Pengawas Perdagangan Muda Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Sabar Santoso, Senin (11/12/2023).

1. Harga cabai merangkak naik

Ilustrasi Pedagang cabai merah (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Sabar menyebut berdasar pantauan pada Senin (11/12/2023), harga cabai merah keriting Rp73.250/kg, harga tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pekan pertama Desember yaitu Rp67.250/kg. Harga cabai merah besar saat ini mencapai Rp89.750/kg, sebelumnya dihargai Rp73.500/kg.

Sementara cabai rawit merah Rp85.750/kg, harga pada pekan pertama Desember Rp83.500/kg. Sementara itu, cabai rawit hijau Rp63.750/kg, atau sedikit turun dibanding pekan pertama Desember yaitu Rp64.250/kg.

2. Harga kebutuhan pokok lain masih stabil

Ilustrasi beras. (vecteezy.com/chormail153750)

Sabar mengungkapkan untuk harga kebutuhan pokok lainnya terbilang stabil hingga saat ini. Sejumlah upaya dilakukan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok.

"Cukup aman untuk saat ini. Tanggal 11 dan 12 Desember 2023, dilakukan pasar murah halaman Kantor Disperindag DIY untuk pengendalian harga juga jelang Nataru," ungkap Sabar.

3. Berbagai kebutuhan dijual saat pasar murah

telur mentah (unsplash.com/Louis Hansel)

Sejumlah kebutuhan pokok dijual dalam kegiatan pasar murah tersebut. Mulai gula pasir, tepung, minyak goreng, kemudian beras. Selain itu juga telur hingga bawang putih dan bawang merah.

Editorial Team

Related Article