Sleman Gratiskan Pengobatan Pasien Positif Virus Corona

Sleman, IDN Times- Pemerintah Kabupaten Sleman, siap menanggung seluruh biaya pengobatan pasien yang positif terkena virus corona. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, Rabu (4/3).
"Sesuai imbauan dari Presiden, kami siap untuk mengalokasikan dana dari pos anggaran kedaruratan untuk menalangi biaya pengobatan pasien yang positif terinfeksi virus corona," kata Bupati Sleman.
1. Berlaku bagi penduduk asli, dan warga pendatang

Menurut Sri Purnomo, kasus corona ini telah dinyatakan sebagai kejadian luar biasa, sehingga pasien yang berobat di fasilitas kesehatan (faskes) tidak bisa klaim ke BPJS Kesehatan. Jaminan tersebut berlaku untuk siapa saja yang berobat dan mendapat perawatan di faskes yang ada di Sleman.
"Selain warga Sleman sendiri, jaminan tersebut juga berlaku untuk warga luar Sleman yang berobat di wilayah Sleman. Di Sleman ini kan banyak mahasiswa dari luar daerah, jadi mereka juga akan ditanggung jika positif Corona," katanya, seperti dikutip dari Antara.
2. Faskes tidak boleh menolak

Sri Purnomo berharap, dengan kebijakan ini, maka faskes yang ada di Sleman tidak boleh menolak pasien dengan gejala seperti terinfeksi corona.
"Jangan sampai nanti ada pasien yang justru tidak mendapatkan pelayanan di faskes. Semua harus diterima, hanya saja jika pasien ternyata negatif corona maka mekanisme pembiayaan melalui BPJS Kesehatan. Namun jika positif terkena, Pemkab Sleman yang akan membiayai," ujarnya.
3. Berharap tidak ada warga di Sleman, yang terkena Corona

Sri Purnomo mengatakan sampai saat ini di Sleman belum ada laporan pasien yang positif terinfeksi virus corona."
Harapan kita bersama jangan sampai ada yang terinfeksi virus corona di Sleman," katanya.

















