Ilustrasi Media Sosial. (IDN Times/Aditya Pratama)
Sebelumnya, sebuah narasi berisi dugaan kasus kekerasan seksual yang disebut dilakukan oleh salah seorang pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) beredar di media sosial X (Twitter).
Akun @laavanyaisvara mengunggah dua buah tangkapan layar yang sempat diunggah oleh akun @UNYmfs. Seorang mahasiswa baru mengaku menjadi korban pencabulan oleh kakak tingkat yang dikenal lewat sebuah acara fakultas.
Mahasiswa baru tersebut mengaku selama ini bungkam karena selalu diancam oleh terduga pelaku. Bahkan sampai berkali-kali dilukai hingga membuatnya berniat mengakhiri hidup. Dia juga mengunggah percakapan dengan sosok terduga pelaku di aplikasi WhatsApp.
Mahasiswa baru tersebut tak berani menguak identitas terduga pelaku. Akan tetapi mencantumkan nomor induk mahasiswa yang lantas mengarahkan banyak warganet kepada sosok berinisial MF, anggota BEM FMIPA UNY angkatan 2023.
Menurut dekanat, kampus telah memintai keterangan langsung dari MF, yang bersangkutan membantah tudingan telah melakukan pelecehan seksual.