Suasana dokter hafiz dan teman-temannya ketika bertugas (Dok. Istimewa)
Mashoedah, pencetus ide pembuatan KOPeC19 menjelaskan, tingginya frekuensi interaksi dengan pasien membuat tenaga medis rentan tertular COVID-19.
Awalnya dia menggambarkan gagasannya dalam sebuah sketsa gambar kemudian dikomunikasikan dengan beberapa rekan dosen dan mahasiswa. Setelah melalui diskusi secara online dan menentukan rancangan serta komponen-komponennya kemudian dibentuklah tim untuk melaksanakan pekerjaan pembuatan KOPeC19 ini.
KOPeC19 sendiri merupakan kendaraan yang dirancang untuk tenaga medis saat bertugas di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya. Alat ini seperti kendaraan umumnya yang memiliki pintu masuk di samping kiri yang dilapisi karet rubber rapat pada sisinya. Namun, yang membedakan kendaraan ini dengan kendaraan lainnya adalah bentuknya yang menyerupai kapsul, sehingga dapat dioperasikan secara mandiri oleh tenaga medis.
"KOPeC19 diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan tugasnya," katanya pada Rabu (22/4).