Kepala Sekolah SMKN 2 Yogyakarta, Dodot Yuliantoro. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo).
Dari usulan yang diajukan tersebut muncul pembangunan sejumlah fasilitas sekolah, seperti tempat parkir dan kantin. “Orangtua wali menyampaikan usulan ke kami, dan kami tindaklanjuti masuk ke program sekolah. Kami juga kaget, kenapa tahu-tahu ada kabar informasi pungutan di SMKN 2 Yogyakarta,” ucap Dodot Yuliantoto, saat ditemui di SMKN 2 Yogyakarta, Rabu (14/9/2022).
Disebutkan Dodot saat ini SMKN 2 Yogyakarta memang tidak memiliki kantin. Siswa yang ingin mencari makan harus mencari di luar, termasuk parkir yang ada di SMKN 2 Yogyakarta tidak representatif.
“Yang di depan itu sebenarnya bukan parkir. Kemudian, kelas 10 memang tidak diperbolehkan membawa motor. Namun, kami tidak menutup mata pasti ada yang membawa dan parkir di luar. Ini yang kita khawatirkan, karena ada indikasi malah masuk geng, yang mengatasnamakan sekolah. Padahal tidak ada geng sekolah,” ujar Dodot.