Gunungkidul, IDN Times - Calon jemaah haji asal Playen, tak kuasa menyembunyikan kekecewaannya. Ana Hazar warga Kecamatan Playen, mengaku kecewa dengan pembatalan ibadah haji tahun ini karena ia dan suami sangat ingin pergi ke tanah suci.
Kekecewaan perempuan berusia 54 tahun ini cukup beralasan karena dirinya bersama suaminya sudah merasakan dua kali pembatalan. Yang pertama di tahun 2019 lalu, mereka batal berangkat karena kebijakan pengurangan kuota haji. Di tahun mereka dijanjikan berangkat naik haji.
"Ya jelas kecewa karena tertunda sebanyak dua kali, namun saya sudah mempunyai firasat ibadah haji akan terdampak karena ibadah umrah juga dibatalkan," ujarnya.
