Kepala SMKN 2 Yogyakarta, Dodot Yuliantoro menjelaskan, sejauh ini untuk mengantisipasi adanya konvoi, pihaknya telah memberikan surat edaran ke orangtua siswa masing-masing agar mengawasi putra-putrinya untuk tetap berada di rumah. Selain itu, dari tim kesiswaan juga telah berkoordinasi dengan Babinkamtibmas setempat untuk membantu mengkondisikan sekitar sekolah agar tidak ada siswa yang nongkrong maupun konvoi.
"Tim budaya/tata tertib sekolah bersama-sama satpam akan mengendalikan situasi sekolah agar tidak ada anak-anak yang ke sekolah secara bergerombol," ungkapnya pada Jumat (1/5).
Dodot mengungkapkan, pihaknya sudah memastikan tidak ada siswa yang akan melakukan konvoi usai pengumuman berlangsung. Nantinya, jika diketahui ada siswa yang melanggar, maka akan dikenakan sanksi tertentu.
"Untuk yang kelas XII yang sudah dinyatakan lulus, kami serahkan ke kepolisian. Tapi untuk kelas bawahnya, biasanya juga ada yang ikut-ikutan akan kami panggil bersama dengan orangtuanya untuk diadakan pembinaan," katanya.