TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Masuk Malioboro, Kini Wajib Masker dan Pindai Barcode

Tak pakai masker, dilarang masuk

Warga melintasi spanduk wajib bermasker di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Yogyakarta, IDN Times - Kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta bersiap menuju era new normal di tengah pandemik COVID-19.

Mewujudkan kawasan jujugan wisatawan itu menjadi zona bebas virus corona, Pemerintah Kota Yogyakarta memberlakukan mekanisme baru bagi pengunjungnya.

Baca Juga: Warga dan PKL Langgar Protokol, Malioboro Bisa Ditutup Tiga Hari

1. Persempit akses masuk

Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap pengunjung kawasan Malioboro. IDN Times/Tunggul Damarjati

Pantauan di lapangan, akses masuk menuju Malioboro mulai dibatasi. Ada pagar besi di area pedestrian bagian timur yang kini dikhususkan bagi pengunjung menuju arah selatan. Demikian trotoar sisi barat yang diperuntukkan bagi pejalan kaki menuju arah utara.

Pagar itu melintang di depan Hotel Inna Garuda untuk trotoar sisi timur dan di titik Ngejaman, untuk sisi barat.

"Malioboro Zona Wajib Bermasker," demikian bunyi spanduk yang terpasang pada pagar besi. Di depannya, ada petugas dari Jogoboro yang siap memeriksa suhu tubuh pengunjung, mereka yang melebihi 37,5 derajat Celcius diminta putar balik.

Sebelum sampai ke pos pemeriksaan, para pengunjung diwajibkan mencuci tangan mereka di fasilitas tersedia.

2. Pengendara motor tak luput dari pengawasan

Pengendara motor yang melintas di kawasan Malioboro juga wajib bermasker. IDN Times/Tunggul Damarjati

Sementara jajaran Jogoboro berjaga di trotoar, ada petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang berjaga di tepian jalan aspal. Tugas mereka mengawasi pengendara kendaraan roda dua dan memberhentikan mereka yang kedapatan menanggalkan maskernya.

Pengendara yang ternyata tak membawa alat pelindung diri ini langsung dihalau. Dilarang melintas di area Malioboro.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Ekwanto menerangkan, penjagaan ini tidak hanya diberlakukan di sepanjang jalan utama Malioboro saja. Namun, area sirip-sirip juga.

"Malioboro masih dalam masa pra new normal. Penjagaan ini 24 jam," kata Ekwanto kala dijumpai di pos pemeriksaan depan Hotel Inna Garuda.

Baca Juga: Abaikan Protokol COVID-19, Sultan Ancam Tutup Malioboro  

Berita Terkini Lainnya