TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Stop Hoax Festival, Cara Asyik Ajak Masyarakat Jogja Berantas Hoaks

Menyadarkan masyarakat akan bahaya hoaks

Tokoh dan budayawan Yogyakarta mendukung Stop Hoax Indonesia - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Yogyakarta, IDN Times - Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar Stop Hoax Festival di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Minggu (10/11). Acara bagian dari program Stop Hoax Indonesia diramaikan oleh berbagai elemen masyarakat dan komunitas yang ada di Yogyakarta.

1. Dimulai dengan berbagai kegiatan olahraga

Fun bike di Stop Hoax Festival - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Acara yang dimulai pukul 6.00 pagi ini dimulai dengan ragam aktivitas olahraga, yaitu fun bike, fun run dan zumba yang bisa diikuti oleh seluruh warga Yogyakarta. Acara ini tidak dipungut biaya, dan sejak dimulainya acara, warga sudah memadati kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta. 

Saat registrasi dibuka, masyarakat bisa mendaftar dan mendapatkan merchandise sekaligus arahan untuk memasang aplikasi Hoax Buster Tools, program untuk membantu mengidentifikasi hoaks. 

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, Mafindo Gelar Stop Hoax Festival di Jogja

2. Acara diselenggarakan sebagai upaya pemberantasan hoaks

Septiaji dan Aribowo saat berbincang mengenai pemberantasan hoaks - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara yang diadakan Mafindo dari program Stop Hoax Indonesia di tahun 2019. Ketua Komite Fact Checker Mafindo, Aribowo Sasmito, dan  Ketua Mafindo Septiaji Nugroho, turut membagikan informasi terkait penanggulangan hoaks.

Menurut Aribowo, penyebaran hoaks bisa diminimalkan jika seseorang tidak gatal untuk buru-buru membagikan suatu informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Sebetulnya setiap orang itu tidak harus jadi pemeriksa fakta tapi bisa memulai dari dirinya sendiri. Tidak harus persis seperti pemeriksa fakta tapi jarinya jangan buru-buru gatal membagikan sesuatu yang belum tentu benar, apalagi kalau ada narasi-narasinya terbongkar, heboh, terkuak, lalu ditutup dengan sebarkan, viralkan, ada juga indahnya berbagi," tutur Aribowo saat ditanya mengenai bagaimana cara melakukan cek fakta sederhana sendiri.

3. Berbagai upaya Mafindo mencegah hoaks menyebar

Masyarakat turut mendukung pemberantasan hoaks di Stop Hoax Festival - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Septiaji juga menjelaskan upaya-upaya Mafindo untuk menjaga agar hoaks tidak mudah menyebar salah satunya melalui website dan merilis aplikasi pengecek hoaks.

"Mafindo mencoba untuk memudahkan masyarakat melakukan pemeriksaan fakta. Jadi ketika kita melihat suatu informasi, setidaknya masyarakat punya sesuatu yang bisa dipegang," tutur Septiaji.

"Nah, kita salah satunya punya situs mbak ya, punya situs website namanya turnbackhoax.id, itu yang kita kelola. Nah Itu disimpan, dicatat, nanti kalau ketemu bisa masyarakat bisa cari di website itu," terang pria yang kerap disapa Aji ini.

"Tetapi mungkin kebanyakan dari kita punya gadget, ya, punya smartphone, entah itu android ataupun juga apple. Nah itu kita membuat lebih mudah lagi, karena kita punya apps punya aplikasi yang bisa di-download tanpa biaya alias gratis, yaitu namanya adalah HBT kepanjangannya adalah Hoax Buster Tools," Septiaji menambahkan.

Setelahnya, masyarakat juga disajikan dengan video web series tentang keluarga anti hoaks yang diproduksi oleh Stop Hoax Indonesia.

4. Dimeriahkan hiburan dari berbagai komunitas seni

Grup musik Gayam di Stop Hoax Festival - IDN Times/Rijalu Ahimsa

Selain edukasi tentang pemberantasan hoaks, Stop Hoax Festival juga menyajikan beragam hiburan kesenian. Seperti permainan angklung yang menghibur dari komunitas Perempuan Berkebaya, sajian perpaduan musik elektronik dan tradisional dari Gayam, tarian enerjik dari sanggar seni Kinanti Sekar, kompaknya permainan biola oleh adik-adik dari Komunitas Biola Anak, dan ditutup dengan penampilan grup musik Tepi Bayu.

Sajian hiburan ini membuktikan bahwa mendukung gerakan untuk menghentikan hoaks bisa dilakukan siapa saja dengan mengekspresikan diri melalui berbagai ragam kesenian.

Baca Juga: 6 Ciri Nyata Berita Hoaks yang Wajib Kamu Waspadai, Jangan Asal Sebar

Berita Terkini Lainnya