TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Sleman Jadi Pilot Project Melahirkan Wirausahawan Muda

Sleman dinilai memiliki potensi besar

Kuliah Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda, di Merapi Merbabu Hotel, Rabu (8/11/2023). (Dok. Istimewa)

Sleman, IDN Times - Kabupaten Sleman menjadi pilot project lahirnya wirausahawan muda. Potensi pemuda di Sleman untuk menjadi wirausahawan dinilai sangat besar.

Potensi yang ada pun terus coba didorong. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Pemkab Sleman bekerja sama menggelar Kuliah Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda, di Merapi Merbabu Hotel, Rabu (8/11/2023).

1. Potensi generasi muda di Sleman besar

Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI, Hendro Wicaksono. (Dok. Istimewa)

Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI, Hendro Wicaksono, menyampaikan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi salah satu upaya menumbuhkembangkan minat serta mensosialisasikan konsepsi kewirausahaan pemuda untuk menciptakan calon wirausaha muda. Hendro memaparkan, Kabupaten Sleman dipilih menjadi pilot project dikarenakan memiliki Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang tinggi. 

“Menurut analisis Bappenas yang IPP nya tinggi, tertinggi itu DIY, untuk kabupatennya adalah Sleman. Kita mau lihat (Sleman) seperti apa yang bisa diperkuat, yang bisa ditingkatkan dari sisi apanya, ini akan kita analisis terus. Dari sini akan kita akan coba pelajari apa yang bisa kita tularkan kepada daerah lain,” jelas Hendro Wicaksono.

Baca Juga: Pemkab Sleman Tutup 2 Aktivitas Penambangan Tak Berizin di Prambanan 

2. Motivasi para pemuda untuk berwirausaha

Kuliah Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda, di Merapi Merbabu Hotel, Rabu (8/11/2023). (Dok. Istimewa)

Selain itu, Kuliah Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda disampaikan Hendro juga menjadi langkah nyata dalam menghadapi tantangan ekonomi global pada masa tahap pemulihan pasca pandemi. Sehingga pihaknya berharap, melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan motivasi berwirausaha bagi pemuda dan memperluas peluang lapangan kerja. 

Untuk itu, pada kesempatan ini dilakukan diskusi bersama tokoh pemuda yakni, Anggia Pino, Founder Gumun.id dan Budy Sugandy, Ketua Umum Indonesia Council of Youth Development. Sebanyak 220 orang dari organisasi kepemudaan hadir sebagai peserta pada kegiatan ini. Selain mendapatkan ilmu, peserta juga mendapatkan fasilitas penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Baca Juga: Mahasisiwa UGM Ciptakan Paper GenB, Detergen dari Belimbing Wuluh

Berita Terkini Lainnya