TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Warga Bantul Kirim Bantuan untuk Pengungsi Erupsi Semeru

Relawan diminta tak merepotkan warga dan pemerintah Lumajang

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih melepas bantuan kemanusiaan untuk warga Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru.(IDN Times/Daruwaskita)

Bantul, IDN Times - ‎Masyarakat Kabupaten Bantul mengirimkan bantuan kemanusian kepada pengungsi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang terdampak letusan atau erupsi Gunung Semeru. 

Bantuan dari masyarakat disalurkan melalui PMI, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul. Bantuan dikirim dengan menggunakan dua truk untuk diserahkan ke posko utama erupsi Gunung Semeru di Lumajang.

Baca Juga: UGM Terjunkan Tim Asesmen Dampak Bencana Erupsi Semeru

1. Bantul pusatnya relawan, Lumajang kini memanggil para relawan‎

Warga mencoba membuat akses lahar panas erupsi Gunung Semeru di kawasan Besuk Kobokan, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (2/12/2020) (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan hingga hari ini warga di Lumajang yang ditemukan meninggal dunia sebanyak 14 orang. Jumlahnya dimungkinkan masih bertambah karena masih terus dilakukan pencarian.

Melihat intensitas dan eskalasi erupsi yang demikian kuat di Lumajang, maka harus diambil keputusan harus ada delegasi dari Bantul berangkat ke Lumajang. Apalagi Bantul dikenal sebagai pusat relawan.

"Hari ini kita berangkatkan relawan dari Bantul menuju Lumajang teriring harapan dan doa para relawan dari Bantul ini diberi keselamatan, kesehatan untuk membantu saudara-saudara kita di Lumajang," katanya disela-sela acara melepas bantun kemanusian untuk warga Lumajang yang terdampat erupsi Gunung Semeru di Kantor BPBD Bantul, Senin (6/12/2021).

2. Para relawan diminta tidak merepotkan warga dan pemerintah Lumajang‎

Relawan Bantul yang diberangkatkan ke Lumajang, Jawa Timur.(IDN Times/Daruwaskita)

Para relawan dari Bantul ini nantinya akan lebih banyak melakukan asesmen selama dua hingga tiga hari, sehingga hasil asesmen tadi nantinya akan dijadikan ajuan bagi Pemkab Bantul untuk memberikan bantuan kemanusiaan tahap berikutnya.

"Apa-apa yang dibutuhkan masyarakat atau hal yang lainnya akan diketahui dari asesmen dan akan segera kita tindaklanjuti," ungkapnya.

Dalam operasi kemanusiaan di Lumajang, Halim meminta kepada seluruh relawan untuk tidak merepotkan pemerintah dan masyarakat Lumajang, walaupun pemerintah setempat atau masyarakat setempat dengan senang hati membantu.

"Kita punya pengalaman bencana alam dan berbagai relawan datang membantu dengan iklas, karena itu relawan Bantul harus konsisten membantu dengan tulis ikhlas tanpa mengharapkan apapun," ujarnya.

Baca Juga: Erupsi Semeru Seakan Terjadi Tiba-tiba, Pakar UGM Berikan Penjelasan

Berita Terkini Lainnya