Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Akan Umumkan Bacapres, PPP Bocorkan Kriteria Cawapres
Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Sleman, IDN Times - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mengumumkan bakal calon presiden (bacapres) yang didukung di Harjobinangun, Pakem, Sleman, pada Rabu (26/4/2023) ini. PPP juga membeberkan kriteria bakal calon wakil presiden yang akan dipasangkan dengan bacapres yang dipilih.

Waketum PPP, Arsul Sani, mengatakan jika nantinya bacapres yang diusung dari kalangan Nasionalis maka cawapres dari kalangan religius. "Begitu juga sebaliknya," ungkap Arsul, Rabu (26/4/2023).

1. Kombinasi nasionalis religius

Anies Baswedan (kiri) dan Ganjar Pranowo (kanan) (Dokumentasi IDN Times)

Arsul mengatakan pola pasangan dari kalangan nasionalis-religius ini sudah berlangsung lama. Khususnya setelah reformasi. Dicontohkan Arsul, seperti pasangan Gus Dur-Megawati, kemudian Megawati-Hamzah Haz.

Selanjutnya SBY-Jusuf Kalla. "Yang agak keluar (pakem) SBY-Boediono. Kembali lagi Jokowi-Jusuf Kalla dan Jokowi-Ma'ruf Amin. PPP berharap pakem itu dipertahankan," ujar Arsul.

2. Nama bacapres yang muncul

ilustrasi capres dan cawapres (IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk bacapres, Arsul juga menyebut sejumlah nama yang muncul dari akar rumput, salah satunya Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah tersebut, disebut paling banyak mendapat suara dari pengurus wilayah.

"Ganjar Pranowo di dalam Rapimwil atau Mukerwil itu paling banyak memang disuarakan, untuk diusung bakal calon presiden," ujarnya.

Meski begitu, Arsul belum mengungkapkan kepastian siapa yang diangkat PPP. Arsul juga menyebut nama lain yang didukung pengurus wilayah, ada Anies Baswedan, Prabowo Subianto, ada juga Sandiaga Uno, dan Erick Thohir. "Itu semua disuarakan," ungkapnya.

3. Diharap mendongkrak suara di Pileg

Ilustrasi pemilu (IDN Times/Mardya Shakti)

Arsul hanya berharap untuk bacapres siapa nanti yang bakal diusung dapat mendongkrak suara partai di Pemilihan legislatif (Pileg). "Tentu semua partai politik harapannya itu. Pilpres menambah elektabilitas di Pileg, bukan menurunkan," ujarnya.

Dalam pengumuman Bacapres nanti, Arsul mengatakan tidak banyak tokoh yang hadir. Pasalnya, ini merupakan forum internal partai. "Forum kami internal tidak mengundang yang eksternal. Ada saatnya nanti forum lagi," ujar dia.

Editorial Team

Related Article