GOR Pangukan, Sleman. (IDN Times/Siti Umaiyah)
Sementara itu, Winda Ferdian (30) salah satu peserta yang mengikuti rapid test hari ini mengaku langsung mendaftarkan diri ketika pembukaan rapid test massal Indogrosir dibuka. Winda mengaku, sebelumnya pada tanggal 3 Mei 2020, dirinya sempat mengunjungi Indogrosir bersama suaminya.
"Untuk syaratnya bawa KK, KTP, struk belanja sama notifikasi bukti pendaftaran. Waktu belanja itu sama suami, tapi suami di parkiran. Itu juga pas kebetulan lewat, jadi mampir belanja. Biasanya jarang belanja di sana, karena rumah saya di Godean," ungkapnya.
Winda menjelaskan jika di Indogrosir sebenarnya sudah menerapkan protokol pencegahan COVID-19, seperti pengunjung diharuskan mencuci tangan, di tes suhu tubuh, dan yang lainnya. Meski demikian, Winda mengaku tidak menahu jika ada salah satu karyawan yang dinyatakan positif virus corona. Dirinya pun sempat panik ketika mendengar kabar ada salah satu karyawan Indogrosir yang positif COVID-19.
"Sempat kaget panik, karena di rumah ada anak kecil. Kita tidak tahu kalau ada yang positif. Saya memilih tidak keluar dari tanggal 3 Mei (setelah berbelanja)," paparnya.