Comscore Tracker

5 Kesalahan Fatal Erwin Smith dalam Attack on Titan

Blunder Erwin membuat banyak nyawa melayang

Komandan Erwin Smith adalah salah satu tokoh favorit dalam Attack on Titan. Gaya kepemimpinan, kejeniusan, karisma, hingga kerumitan dirinya menjadikan sosoknya sebagai karakter yang kompleks dan dekat dengan penonton. Kemunculan Erwin Smith dan dialog-dialognya dianggap menjadi salah satu adegan yang paling menyentuh dan menggugah hati penikmat Attack on Titan.

Namun terlepas dari kecemerlangannya, Erwin juga mengalami banyak kegagalan. Komandan ini juga pernah melakukan kesalahan yang bahkan berakibat fatal hingga melenyapkan banyak nyawa. Lantas, apa saja kesalahan fatal Erwin Smith di Attack on Titan? Simak di ulasan berikut ini! 

1. Salah membuat strategi saat menjebak Female Titan, bawahan Erwin nyaris tewas semua

5 Kesalahan Fatal Erwin Smith dalam Attack on TitanErwin Sminth dan Eren Yeager (dok. Wit Studio/Attack on Titan)

Salah satu antagonis utama di bagian pertama Attack on Titan adalah Titan Wanita atau Female Titan yang merupakan petarung paling adaptif di antara Sembilan Titan pada saat itu. Female Titan cepat dan kuat serta memiliki kemampuan untuk memanggil titan lain dengan teriakan.

Pewarisnya, Annie Leonhart, menggunakan kekuatan ini untuk memberikan bala bantuan bagi Titan Kolosal dan Titan Lapis Baja selama invasi Distrik Shiganshina. Erwin dan anggota Tim Pengintai lainnya menyadari betapa berbahayanya dia.

Bersama Levi, Erwin menyusun rencana untuk menangkapnya di Hutan Titan. Pada awalnya, rencana itu tampaknya berhasil. Menggunakan senjata penahan target khusus, mereka mampu melumpuhkan Titan Wanita. Tapi semua situasi berbalik saat ia memanggil titan lain dengan teriakan dan memberi Annie Leonhart kesempatan untuk melarikan diri.

Sepanjang ekspedisi, Annie mampu berubah untuk kedua kalinya, membunuh banyak anggota tim Levi dan juga hampir menangkap Eren. Kesalahan perhitungan Erwin ini menjadi salah satu kekalahan umat manusia yang fatal. 

2. Mengumbar informasi dan teori ayahnya soal dunia luar di masa kecil

5 Kesalahan Fatal Erwin Smith dalam Attack on TitanErwin Smith (dok. Wit Studio/Attack on Titan)

Ketika Erwin masih kecil, dia mengajukan pertanyaan di kelas ayahnya. Ayahnya tidak segera menjawab, tetapi secara pribadi, dia menjelaskan bahwa dia memiliki teori bahwa raja mengubah ingatan rakyatnya.

Erwin dengan ceroboh berbagi informasi dengan anak-anak lain. Ketika Polisi Militer mendengarnya, mereka membunuh ayah Erwin. Erwin menyadari bahwa teori ayahnya setidaknya sebagian benar dan mendedikasikan hidupnya untuk menebus kebodohannya di masa kecil. 

Baca Juga: 5 Karakter Attack On Titan Awalnya Dibenci Tapi Kini Tuai Simpati

3. Kehancuran Distrik Stohess tak terelakkan, Erwin menyergap Female Titan di dalam kota

5 Kesalahan Fatal Erwin Smith dalam Attack on TitanErwin Smith (dok. Wit Studio/Attack on Titan)

Penyergapan terhadap Annie di Distrik Stohess menghasilkan banyak kehancuran. Female Titan memblokir pukulan Attack on Titan Eren setelah para pengintai menyadari bahwa Annie kemungkinan besar adalah Female Titan.

Erwin kembali menyusun rencana untuk menyergapnya di Distrik Stohess. Rencana mereka hampir sebagian berhasil, karena Annie mengungkapkan dirinya. Namun dalam banyak hal lain, penyergapan ini tidak berjalan dengan baik. Pertarungan antara Annie dan Eren dalam bentuk titan membuat banyak kehancuran.

Tidak hanya itu, setelah dikalahkan, Annie malah membungkus dirinya dalam cangkang kristal, mencegah para pengintai mendapatkan jawaban darinya. Efek kehancuran dan informasi yang didapat dalam pertempuran ini dinilai tak setimpal. 

4. Musuh tak terduga muncul, Erwin kembali membawa bawahannya menghampiri maut saat pertempuran Distrik Shiganshina

5 Kesalahan Fatal Erwin Smith dalam Attack on TitanErwin Smith (dok. Wit Studio/Attack on Titan)

Pertempuran Distrik Shiganshina adalah titik balik besar dalam Attack on Titan. Sadar bahwa jawaban yang sangat dia inginkan kemungkinan besar tersembunyi di ruang bawah tanah rumah Eren, Erwin memimpin tim besar yang terdiri lebih dari seratus orang ke Shiganshina. Sementara itu Reiner, Bertholdt, dan Zeke sedang menunggu. Zeke kemudian menjebak para prajurit dengan menggunakan pasukan titan dan mengejutkan mereka sepenuhnya.

Sedangkan Reiner dan Bertholdt menyerang para pasukan pengintai dari sisi lawan. Transformasi Colossal Titan memberikan kerusakan besar pada pasukan mereka bahkan tim Hange Zoe hampir sepenuhnya terbunuh. Pada akhirnya, Erwin tidak menemukan jalan keluar. Dia dan bawahannya yang tersisa menerjang kematian saat dihujani bongkahan batu besar yang dilemparkan oleh Beast Titan. 

5. Dia menjadi 'Iblis' demi mencapai tujuan egoisnya

5 Kesalahan Fatal Erwin Smith dalam Attack on TitanErwin Smith (dok. Wit Studio/Attack on Titan)

Setelah terlalu banyak kegagalan, Komandan Keith Shadis menyadari bahwa Erwin lebih unggul darinya. Diganggu oleh rasa bersalah atas kesalahannya, dia menyerahkan kepemimpinan Survey Corps kepada Erwin. Keputusannya bagus, karena Erwin jauh lebih sukses dalam misinya daripada Shadis sebelumnya.

Meski begitu, Erwin tetap mengorbankan bawahannya, semua dengan harapan bisa membuktikan kebenaran dan teori ayahnya. Dia juga ingin menemukan jawaban tentang para titan dan tentang siapa mereka sebenarnya. Sementara semua orang berjuang untuk melindungi umat manusia, dia berjuang untuk alasan yang egois dirinya sendiri—membuktikan kebenaran teori ayahnya.

Tindakannya yang egois ini menghantui Erwin hingga hari kematiannya. Niatnya yang menyeleweng ini menjadi salah satu kesalahan dan dosa terbesar Erwin Smith. 

Terlepas dari kepemimpinan dan karakternya yang heroik, Erwin Smith tetaplah karakter dengan banyak kekurangan. Beberapa kesalahan yang berakibat fatal hingga melenyapkan nyawa banyak manusia juga pernah ia lakukan. Kelebihan dan kekurangan Erwin Smith inilah yang membuat penonton lebih dekat dengan sosok komandan yang ikonik ini.

Baca Juga: 9 Fakta Unik Yor Forger Spy X Family, Nama Aslinya Yolanda

Annisa Marifah Photo Community Writer Annisa Marifah

music enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya