Sebuah kedai berdiri dikelilingi hamparan sawah. Bangunannya beratap rendah dan tak berpintu, serupa pendopo. Tepat di sampingnya, ada bangunan 2 lantai yang merupakan hunian pemilik kedai. Itulah pemandangan yang akan menyambutmu saat menginjakkan kaki di Resonansi.
Kedai kopi, ramen, dan burger ini biasa menjadi jujugan anak muda hingga keluarga karena suasananya yang tenang, cocok buat healing sejenak dari hiruk pikuk kota. Kalau datang sore hari saat cuaca cerah, pemandangan area sawah saat golden hour bikin betah kamu berlama-lama.
Tapi, yang menarik dari Resonansi bukan cuma menu dan suasananya, tapi juga cerita inspiratif di baliknya. Pasangan suami istri pemiliknya, Muhammad Hallala dan Intan Muninggar, berbagi kisah upaya keduanya mewujudkan "rumah" yang nyaman di Jogja versi mereka.
