Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Tips Simpan Kentang Agar Tetap Segar dan Bebas Bintik Hitam

Kota Yogyakarta
6 Tips Simpan Kentang Agar Tetap Segar dan Bebas Bintik Hitam
ilustrasi kentang (pexels.com/Antara Verma)
Intinya Sih
  • Simpan kentang utuh di tempat sejuk, gelap, kering, bersirkulasi udara, dan jauh dari sinar matahari; suhu kulkas dapat mengubah pati menjadi gula serta memicu penghitaman saat dimasak.
  • Pisahkan kentang dari apel, pisang, dan tomat karena gas etilen mempercepat pembusukan serta pertunasan. Hindari mencuci sebelum disimpan dan gunakan keranjang atau kantong kertas, bukan plastik.
  • Periksa stok rutin, singkirkan kentang lembek atau berkecambah, dan pakai metode first in, first out. Kentang kupas direndam air dingin untuk mencegah oksidasi, lalu simpan maksimal 2–3 hari di kulkas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sering dijadikan lauk, sup dan camilan, kentang membutuhkan teknik penyimpanan yang tepat. Jika salah simpan, kentang justru cepat menghitam dan akhirnya membusuk.

Simak beberapa tips penting berikut ini agar stok kentang di rumah tetap segar dan tahan lama.

1. Simpan di tempat sejuk dan gelap, serta hindari sinar matahari langsung

ilustrasi kentang (unsplash.com/Phil Hearing)
ilustrasi kentang (unsplash.com/Phil Hearing)

Kentang sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, gelap, dan kering, seperti pantry atau laci dapur. Suhu ideal untuk menyimpan kentang adalah sekitar 4-10°C. Hindari menyimpan kentang di kulkas karena suhu dingin dapat mengubah pati kentang menjadi gula, sehingga kentang terasa manis dan teksturnya berubah.

Sinar matahari dapat merusak kentang karena memicu proses fotosintesis yang menyebabkan kentang menjadi hijau. Bagian hijau pada kentang mengandung solanin, senyawa beracun yang bisa menyebabkan rasa pahit, dan berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Pastikan kentang disimpan di tempat yang gelap agar tidak terkena cahaya.

2. Jangan simpan kentang bersama buah, apalagi di dalam kulkas

Ilustrasi Bahan-Bahan Membuat Perkedel Kentang
Ilustrasi Bahan-Bahan Membuat Perkedel Kentang (pexels.com/Christina Voinova)

Buah seperti apel, pisang, atau tomat mengeluarkan gas etilen, yang dapat mempercepat proses pematangan kentang sehingga kentang lebih cepat busuk dan berkecambah. Pisahkan penyimpanan kentang dari buah-buahan agar kualitasnya tetap terjaga lebih lama. Selain itu hindari kesalahan menyimpan kentang di dalam kulkas.

Banyak orang mengira bahwa menyimpan kentang di dalam kulkas dapat memperpanjang umur simpannya, padahal ini justru salah! Suhu dingin mengubah pati dalam kentang menjadi gula, sehingga kentang akan terasa manis dan teksturnya berubah menjadi lebih lunak. Selain itu, kentang yang disimpan di suhu dingin lebih cepat menghitam saat dimasak.

3. Jangan cuci kentang sebelum disimpan

ilustrasi kentang (pexels.com/Polina Tankilevitch)
ilustrasi kentang (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Kentang yang dicuci sebelum disimpan cenderung lebih cepat rusak karena kelembapan tambahan dapat memicu tumbuhnya jamur dan bakteri. Sebaiknya, simpan kentang dalam kondisi kering dan cuci hanya saat hendak digunakan.

Kentang perlu "bernapas" agar tetap segar. Simpan kentang dalam wadah yang memiliki sirkulasi udara yang baik, seperti keranjang atau kantong kertas. Hindari menggunakan kantong plastik karena dapat menjebak kelembapan, yang akan mempercepat pembusukan kentang.

4. Periksa secara berkala dan tambahkan kertas tisu jika disimpan dalam ruang tertutup

Kentang
Kentang (unsplash.com/engin akyurt)

Kentang yang busuk dapat dengan cepat mempengaruhi kentang lain di sekitarnya. Oleh karena itu, periksa stok kentang secara berkala untuk memastikan tidak ada yang membusuk. Jika menemukan kentang yang mulai lembek atau berkecambah, segera pisahkan dari yang lain.

Jika kamu menyimpan kentang dalam wadah tertutup seperti laci atau kantong kertas, tambahkan selembar kertas tisu untuk menyerap kelembapan berlebih. Hal ini dapat membantu mencegah kentang menjadi lembap, yang sering menjadi penyebab pembusukan.

5. Rendam dalam air dingin agar kentang tidak menghitam setelah dikupas

Kentang yang telah diiris tipis
ilustrasi kentang yang telah diiris tipis (pexels.com/Mateusz Feliksik)

Jika kamu mengupas kentang dan ingin mencegahnya menghitam, rendam kentang yang sudah dikupas dalam air dingin. Penghitaman terjadi karena proses oksidasi ketika kentang terkena udara. Merendam kentang dapat mencegah proses tersebut dan menjaga kentang tetap segar hingga siap diolah.

Jangan sisakan kentang potong yang telah dibumbui untuk disimpan, karena akan membuat kentang lebih cepat menghitam dalam waktu singkat. Jika sudah terlanjur dibumbui lebih baik langsung diolah seluruhnya agar menghindari terbuangnya kentang yang membusuk.

6. Gunakan kentang sesuai prioritas, dengan metode first in, first out

ilustrasi mengupas kentang
ilustrasi mengupas kentang (freepik.com/bearfotos)

Saat punya stok kentang melimpah, terapkan prinsip first in, first out, gunakan kentang yang lebih dulu dibeli agar tidak telanjur busuk.

Untuk kentang kupas yang direndam air, batas simpan di kulkas idealnya cuma 2-3 hari saja, jika terlalu lama teksturnya bakal lembek dan rusak.

Jangan lupa saat pilih kentang utuh dengan kulit mulus dan tanpa cacat tetap jadi pilihan terbaik ya. Lewat trik penyimpanan ini, kentang di rumah dijamin tetap segar, bebas menghitam, dan siap bikin masakanmu makin lezat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More