Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSS Telan Kekalahan 1-3 Saat Jamu Madura United, Ini Kata Huistra
Madura United menang atas PSS Sleman dengan skor 3-1 pada Laga BRI Super League 2026-27 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (12/9/2026). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
  • PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United pada laga kandang perdana BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo.
  • Madura United mencetak gol lewat Dimitar Mitkov pada menit ke-45 dan 67, serta Danilo Santacruz menit ke-47; PSS membalas melalui Matheus Fornazari menit ke-85.
  • Pelatih Pieter Huistra menilai PSS terlalu memberi ruang pada babak kedua dan gagal mengonversi peluang; tim belum meraih poin dari dua laga serta berada di peringkat ke-15.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sleman, IDN Times - PSS Sleman menelan kekalahan 1-3 dari Madura United FC pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026) sore waktu setempat, hasil ini menjadi kekalahan pada laga kandang perdana Super Elang Jawa musim ini.

Pelatih PSS, Pieter Huistra, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Menurutnya, permainan tim pada babak pertama cukup terkendali dan Madura United tidak banyak menciptakan peluang.

“Jika melihat pertandingan babak pertama, saya pikir kami bermain cukup terkontrol. Madura United FC tidak memiliki banyak peluang. Namun, pada menit ke-45 mereka mencetak gol melalui tembakan dari jarak sekitar 30, 40, bahkan mungkin 50 meter,” tuturnya dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, dilansir laman resmi PSS.

Beri terlalu banyak ruang di babak kedua

Memasuki babak kedua, PSS dinilai memberi terlalu banyak ruang kepada Madura United FC. Kondisi tersebut dimanfaatkan tim tamu untuk menambah dua gol hingga mengubah skor menjadi 1-3.

“Ini adalah sesuatu yang harus kami perbaiki. Meski begitu, saya juga ingin melihat sisi positif dari pertandingan ini. Hal positifnya adalah para suporter tetap berada di belakang kami dan para pemain tidak menyerah. Mereka terus berjuang dan kami juga memiliki beberapa peluang yang cukup dekat dengan gol,” urai Pieter Huistra.

Pieter mengatakan PSS sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk menambah gol. Namun, sejumlah peluang tidak berhasil dikonversi sehingga Super Elang Jawa harus mengakhiri pertandingan dengan kekalahan 1-3.

“Namun, peluang-peluang tersebut tidak berhasil menjadi gol hari ini. Jika melihat dua pertandingan pertama, kami belum mendapatkan poin. Tentu saja, ini mengecewakan. Kami semua sepakat bahwa kami harus menjadi lebih baik. Itu sudah sangat jelas,” tegasnya.

Fokus ke pertandingan berikutnya

Madura United menang atas PSS Sleman dengan skor 3-1 pada Laga BRI Super League 2026-27 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (12/9/2026). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Penyerang sayap PSS, Riko Simanjuntak, juga menilai kekalahan dari Madura United FC belum sesuai dengan harapan tim. Terlebih, pertandingan tersebut berlangsung di kandang dan disaksikan langsung oleh suporter Super Elja.

“Tentu, hasil ini bukan yang kami inginkan, apalagi kami bermain di kandang sendiri. Kami tahu apa yang diinginkan para suporter. Mereka tentu berharap kami mendapatkan hasil maksimal. Namun, yang perlu diketahui adalah kami sudah berjuang semaksimal mungkin,” tuturnya.

Riko mengapresiasi dukungan sekaligus kritik dari suporter setelah pertandingan. Menurutnya, respons tersebut menjadi motivasi bagi pemain untuk melakukan evaluasi dan segera bangkit.

Riko kemudian menyampaikan pesan Pieter Huistra agar tim segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya dan tidak berlarut dalam hasil buruk tersebut.

“Kami harus mulai memikirkan pertandingan berikutnya, seperti yang diharapkan para suporter. Kami harus bersama-sama keluar dari situasi sulit ini dan berusaha mendapatkan hasil yang lebih baik pada pertandingan berikutnya,” tutupnya.

PSS belum memetik poin pada dua pertandingan

Madura United FC mencetak tiga gol melalui Dimitar Georgiev Mitkov pada menit ke-45 dan 67, serta Danilo Santacruz pada menit ke-47. PSS baru mampu membalas lewat Matheus Fornazari pada menit ke-85, tetapi gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Super Elang Jawa dari kekalahan 1-3.

Kekalahan ini membuat PSS belum meraih poin dari dua pertandingan awal BRI Super League 2026/2027. Super Elang Jawa kini berada di peringkat ke-15 klasemen sementara, sekaligus menjadikan hasil dua laga pembuka sebagai bahan evaluasi tim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article