Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Laga Perdana PSIM Saat Ulang Tahun, Van Gastel: Hari yang Istimewa
Logo PSIM Yogyakarta (psimjogja.id)
  • PSIM Jogja akan menjamu Persita di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 5 September 2026, dalam laga pembuka kompetisi kasta tertinggi yang bertepatan dengan ulang tahun klub ke-97.
  • Pelatih Jean-Paul van Gastel menilai catatan buruk melawan Persita musim lalu tidak relevan karena skuad berubah; staf telah mempelajari permainan lawan demi meraih poin kandang.
  • Selama pramusim, PSIM membenahi efektivitas serangan dan strategi menghadapi pertahanan rapat, sementara Van Gastel serta bek Franco Ramos Mingo menyatakan tim siap menyambut musim baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - PSIM Jogja siap bertemu Persita saat laga pembuka kompetisi kasta tertinggi musim 2026/2027 dengan menjamu di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore. Pertandingan ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun Laskar Mataram ke-97.

1. Awal musim yang spesial

Pelatih PSIM Yogya, Jean-Paul van Gastel. (IDN Times/Tunggul)

Pelatih Kepala PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyatakan antusiasme anggota tim yang tidak sabar untuk kembali merumput setelah menjalani persiapan panjang.

"Ini adalah awal dari musim baru. Saya sangat bersemangat setelah melewati masa libur dan pramusim yang cukup panjang. Terlebih besok bertepatan dengan ulang tahun PSIM. Ini akan menjadi hari yang sangat spesial," ujar juru taktik asal Belanda tersebut.

2. Strategi lawan Persita

Mengenai pertandingan lawan Persita, PSIM sempat memiliki catatan kurang baik pada pertemuan di musim sebelumnya. Namun Van Gastel enggan menjadikan hal tersebut sebagai patokan.

“Untuk musim ini, kami mendatangkan beberapa pemain berprofil berbeda demi mengatasi kendala musim lalu. Setiap musim komposisi skuad selalu berbeda, jadi hasil musim lalu tidak lagi relevan. Yang terpenting adalah kami mempersiapkan diri secara matang,” ucap mantan pelatih Besiktas FC tersebut.

Tim pelatih menurut Van Gastel, telah mempelajari kekuatan dan strategi tim skema lawan untuk mendapatkan poin penuh di kandang. “Saya sudah meninjau kembali laga-laga melawan mereka musim lalu. Mengingat Persita masih ditangani pelatih kepala sama, saya berasumsi dia mempersiapkan timnya lewat cara serupa, dan kami mempertimbangkan setiap detail agar meraih hasil positif besok,” pungkasnya.

3. Evaluasi dan pembenahan komposisi tim

Selama masa persiapan, tim pelatih PSIM memperbaiki efektivitas penyerangan dan siasat membongkar pertahanan rapat lawan yang membutuhkan variasi pendekatan taktik.

“Kami jelas memiliki kendala dalam penyelesaian akhir di sepertiga akhir lapangan. Seperti pernah disampaikan Arne Slot saat melatih Liverpool musim lalu, sangat sulit membongkar pertahanan blok rendah. Jika Liverpool saja kesulitan menghadapinya, tim seperti PSIM menghadapi tantangan serupa,” tegasnya.

Sementara itu, semangat tinggi melakoni partai pembuka juga turut disuarakan bek PSIM Jogja, Franco Ramos Mingo. “Kami sangat antusias menyambut musim baru ini, khususnya karena laga bertepatan hari ulang tahun PSIM. Jadi, kami siap untuk pertandingan besok,” tandasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article