Dikatakan Sultan, DIY menerima alokasi vaksin sebanyak 2.605.179 dosis. Di mana pengirimannya akan dibagi dalam empat tahap.
"Tahap pertama itu ada kira maksimumnya 26.800 (dosis), tapi baru terdata 25.340," kata Ngarso Dalem.
Vaksin gelombang pertama ini dikhususkan bagi para tenaga kesehatan penanganan COVID-19 sebagai penerimanya.
Tahap kedua, DIY akan menerima 555.290 dosis yang dikhususkan untuk sektor pelayanan publik dan para lanjut usia (lansia). Vaksinasi bagi sasaran yang berumur 60 tahun ke atas dilakukan setelah memperoleh informasi keamanan vaksin untuk kelompok umur tersebut dan disertai mekanisme skrining secara adekuat.
Tahap berikutnya, dikirimkan kembali 995.353 dosis, khusus untuk masyarakat kelompok rentan. Tahap terakhir DIY memperoleh 1.067.912 dosis.
"(Sasarannya) untuk pelaku ekonomi esensial dan masyarakat lainnya," sambung Sultan.