Pony Park Klaten, Selasa (7/7/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Respons masyarakat terhadap Pony Park disebut cukup tinggi sejak masa soft opening pada 28 Juni 2026. Dipta mengungkapkan hingga grand opening, jumlah pengunjung telah menembus lebih dari 15 ribu orang, didominasi wisatawan dari Klaten, Solo, dan Yogyakarta. "Selama musim liburan, rata-rata kunjungan mencapai sekitar 1.500 hingga 3.500 orang per hari," ujarnya.
Pony Park berdiri di atas lahan seluas lebih dari 1,5 hektare dengan fasilitas pendukung berupa restoran, pendopo, hingga food court yang melibatkan pelaku UMKM Klaten. Ke depan, pengelola juga berencana menambah koleksi satwa, menghadirkan wahana horse riding, serta menyiapkan berbagai paket wisata.
Untuk menikmati Pony Park, pengunjung dikenakan tarif Rp35.000. Beberapa wahana memiliki biaya tambahan, seperti kereta mini Rp15.000, menunggang kuda poni Rp25.000, memberi makan satwa mulai Rp10.000, hingga interaksi dengan kapibara yang dibanderol hingga Rp35.000. Sementara jam operasional berlangsung pukul 09.00–17.00 WIB pada hari kerja dan 08.00–17.30 WIB saat akhir pekan.
Dipta memastikan seluruh satwa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rutin oleh dokter hewan dan telah memiliki izin peraga sesuai ketentuan. "Kami rutin melakukan pengecekan kesehatan bersama dokter hewan dan terus berkoordinasi dengan BKSDA. Semua satwa memiliki izin yang diperlukan," jelasnya.