Ilustrasi Pilkada 2024. (ANTARA/Arif Fqh)
Michael menyampaikan bahwa untuk pengamanan Pilkada di Bantul pihaknya telah menyiapkan skenario pengamanan TPS dengan 4 (empat) kategori yaitu TPS kurang rawan, rawan, sangat rawan dan TPS khusus.
Kategori TPS ini akan menentukan penempatan personel kepolisian yang ditugaskan pada saat pemungutan suara.
“Kami akan mengerahkan personel kepolisian sebanyak 1.544 orang untuk mengamankan Pilkada 2024, terdiri dari personel Polres Bantul sebanyak 672 orang dan personel dari Polsek sebanyak 872 orang,” ungkap dia.
Adapun dalam proses melakukan tindakan nantinya kepolisian akan menjalankan kegiatan preemtif, kegiatan preventif dan upaya terakhir dengan Gakkum.
Dalam rakor tersebut, juga dilakukan deklarasi netralitas TNI-Polri dalam Pilkada Bantul, yakni pertama, Jajaran TNI-Polri siap mewujudkan netralitas TNI-Polri selama tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul tahun 2024.
Kedua, siap menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah kabupaten Bantul serta bekerja sama dengan Bawaslu dan KPU selama tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2024.