Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pengungsi Sudah Pulang, Status Tanggap Darurat Merapi Masih Dipertahankan
Default Image IDN

Sleman, IDN Times - Hari ini pengungsi warga Kalitengah Lor sudah pulang ke rumah,  namun status tanggap darurat bencana Gunung Merapi masih dipertahankan. Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya menjelaskan Pemerintah Kabupaten Sleman tetap memperpanjang status tanggap darurat bencana

"Status darurat sepanjang situasi Merapi masih seperti ini. Kami akan berusaha untuk koordinasi dengan provinsi nanti (darurat) Merapi tetap kita perpanjang. Sepanjang Merapi masih berstatus siaga," ungkapnya pada Selasa (26/1/2021).

1. Ancaman beralih ke sisi barat daya dan selatan

Ilustrasi Merapi. IDN Times/Arief Rahmat

Harda menyatakan saat ini ancaman bahaya Gunung Merapi beralih ke sektor barat daya dan Selatan. Beberapa wilayah yang ada di wilayah ini mulai menyiapkan barak pengungsian yang disesuaikan dengan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan COVID-19. Logistik pun juga sudah disiagakan ketika sewaktu-waktu ada warga yang mengungsi.

"Status Merapi tetap karena ancaman beralih ke sisi barat daya. Wilayah Pakem dan Turi sudah disiapkan barak," katanya.

2. Masyarakat belum direkomendasikan untuk mengungsi

Simulasi evakuasi warga lereng Merapi. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana mengungkapkan saat ini masyarakat di wilayah tersebut belum direkomendasikan untuk mengungsi, lantaran rekomendasi bahaya dari BPPTKG masih sejauh 5 km dari puncak. Sementara itu, pemukiman penduduk di sekitar memiliki jarak lebih dari 6,5 km.

"Tidak ada yang mengungsi karena masyarakat berada di wilayah 6,5 kilometer, masih di luar wilayah ancaman guguran lava. Tapi tetap antisipasi untuk mempersiapkan barak-barak," jelasnya.

3. Waspadai banjir lahar

Angin berembus di lereng Gunung Merapi terlihat dari kawasan Klakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Biwara pun mengimbau agar masyarakat waspadai potensi banjir lahar Gunung Merapi, di musim hujan ini sering kali curah hujan tinggi terjadi di puncak Merapi. Potensi terjadinya banjir lahar harus diantisipasi. 

"Makanya penambangan tidak kita perbolehkan ada di situ. Segala aktivitas agar memantau cuaca di atas, karena bukan hanya lahar dingin dari atas tapi bisa jadi curah hujan tinggi bisa menyebabkan debit air meningkat," paparnya.

Editorial Team

Related Article