Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkab Sleman Janji Bantu Korban Angin Kencang, Ini Syaratnya

Pemkab Sleman Janji Bantu Korban Angin Kencang, Ini Syaratnya
BPBD Sleman
Intinya Sih
  • Puluhan rumah di Kabupaten Sleman mendapat bantuan rehabilitasi akibat terdampak angin kencang.
  • Bantuan disalurkan setelah verifikasi kerusakan dan data-data lainnya oleh BPBD Sleman untuk memastikan tepat sasaran.
  • Besaran nilai bantuan mengacu pada perkiraan biaya perbaikan kerusakan, dengan puluhan rumah mengalami rusak berat hingga ringan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Sleman, IDN Times - Puluhan rumah di Kabupaten Sleman yang rusak akibat terdampak angin kencang yang melanda lima wilayah kapanewon pada Senin (14/10/2026) mendapat bantuan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan menjelaskan bantuan rehabilitasi untuk rumah-rumah yang terdampak angin kencang, baik yang rusak ringan, sedang maupun rusak berat," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan di Sleman, Rabu.

 

1. Bantuan disalurkan setelah verifikasi

(Ilustrasi) Insiden pohon tumbang akibat angin kencang. Dok. BPBD Sleman
(Ilustrasi) Insiden pohon tumbang akibat angin kencang. Dok. BPBD Sleman

Makwan menjelaskan bantuan akan disalurkan setelah dilakukan verifikasi kerusakan dan data-data lainnya oleh BPBD Sleman. Langkah itu, kata Makwan untuk memastikan bantuan tepat guna dan tepat sasaran.
"Pendataan kerusakan dilakukan oleh padukuhan dan kalurahan, kemudian data-data tersebut kami lakukan verifikasi di lapangan," ungkap Makwan, dikutip Antara, Rabu (16/10/2024). 

Verifikasi yang dilakukan, kata Makwan, meliputi pemilik rumah, status rumah saat kejadian serta tingkat kerusakan yang terjadi, apakah rusak berat, sedang atau ringan.

"Kepastian status rumah meliputi, kepemilikan rumah, apakah status rumah dihuni sendiri atau disewakan. Ini penting agar jangan sampai bantuan salah sasaran, seperti bantuan justru diterima oleh penyewa rumah, padahal seharusnya yang berhak adalah pemilik rumah," jelasnya.

 

2. Besaran bantuan mengaku biaya perbaikan

ilustrasi orang meminjamkan uang (pixabay.com/Raten-Kauf)
ilustrasi orang meminjamkan uang (pixabay.com/Raten-Kauf)

Makwan mengatakan semakin cepat pihak padukuhan dan kalurahan mendata korban, semakin cepat pula dilakukan verifikasi.
"Intinya semakin cepat pendataan yang akurat, semakin cepat diverifikasi maka akan semakin cepat pula bantuan rehabilitasi disalurkan," jelasnya.

Makwan menjelaskan besaran nilai bantuan yang diberikan mengacu pada perkiraan biaya untuk perbaikan kerusakan. "Jadi besaran bantuan tidak berdasarkan asumsi rumah rusak ringan bantuan sama rata semua sekian juta, rusak sedang sekian dan rusak berat sekian. Tetapi berdasarkan survei dan verifikasi di lapangan untuk menentukan estimasi bantuan yang diberikan," katanya.

 

3. Lima kapanewon terdampak angin kencang

(Ilustrasi)Insiden pohon tumbang akibat angin kencang. Dok. BPBD Sleman
(Ilustrasi)Insiden pohon tumbang akibat angin kencang. Dok. BPBD Sleman

BPBD Sleman mencatat puluhan rumah di lima wilayah kapanewon mengalami rusak berat hingga ringan. Di Kapanewon Depok terjadi di tujuh titik terdampak, mengakibatkan dua rumah rusak ringan, enam pohon tumbang, dua tempat usaha terdampak tiga kendaraan roda dua, dan satu kendaraan roda empat terdampak. Jumlah taksiran kerusakan Rp5.250.000.
Kemudian di Kapanewon Kalasan terdapat 26 titik terdampak mengakibatkan dua korban luka berat, satu korban luka ringan, delapan rumah rusak ringan, 24 pohon tumbang, tiga tempat usaha terdampak, tiga fasilitas ibadah terdampak, satu baliho rusak dengan taksiran kerusakan sejumlah Rp627,75 juta.

Di Ngaglik, angin kencang juga melanda 60 titik mengakibatkan 43 rumah rusak ringan, 34 rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak berat, sembilan pohon tumbang, satu kendaraan roda dua terdampak. Taksiran kerusakan sejumlah Rp173 juta.
Adapun di Ngemplak terdapat dua titik terdampak yang mengakibatkan satu rumah rusak ringan, satu rumah rusak berat satu pohon tumbang. Jumlah taksiran kerusakan Rp4,25 juta.

Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More