Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mobil Ketua Relawan Prabowo di Sulsel Ditembak, TKN Serahkan ke Polisi
Wakil Ketua TKN Prabowo - Gibran, Raja Juli Antoni (kanan). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Sleman, IDN Times - Wakil Ketua TKN Prabowo - Gibran, Raja Juli Antoni angkat bicara terkait dugaan penembakan mobil Ketua Relawan Prabowo-Gibran Sulawesi Selatan (Sulsel), Jabal Nur di halaman Kantor BRI Unit Bonto Manai, Kecamatan Bissappu, Bantaeng, Kamis (11/1/2024) pukul 22.30 WITA. Raja Juli menyebut menyerahkan kepada pihak berwajib.

"Kalau seperti itu kita serahkan semuanya kepada pihak berwajib," ujar pria yang juga Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, di Sahid Jaya Hotel & Convention Yogyakarta, Senin (15/1/2024).

1. Serahkan pada pihak kepolisian

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Raja Juli menyerahkan tindak lanjut ke Polisi, untuk bekerja profesional. Disebutnya penyerahan kepada pihak berwajib agar tidak ada menimbulkan fitnah.

"Supaya tidak terjadi fitnah, konspirasi. Kita percaya Polisi, TNI profesional," ungkap Raja Juli.

2. Polisi mampu menjaga netralistas dengan baik

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Raja Juli Antoni. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Raja Juli mengungkapkan Polisi maupun TNI sudah terbukti bisa menjaga netralitas dan menjaga penegakan hukum di Indonesia. 

"Kami serahkan ke polisi. Seperti kemarin yang mengancam Pak Anies (Anies Baswedan) ditangkap. Itu kan positif, menjaga Pemilu damai lancar," ungkap Raja Juli.

3. Kaca mobil bagian belakang bolong

Ilustrasi transportasi mobil. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sebelumnya Jabal menceritakan, penembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal membuat kaca mobil di bagian belakang bolong. "Kaca belakang yang bolong terus sisi kanan dan kirinya kayak mau dicungkil. Kemungkinan dia mau rusak itu kaca karena mau ambil itu peluru. Jadi saya lapor polisi saja," kata dia.

Jabal yang juga calon anggota legislatif DPR RI dari PAN Sulsel ini berharap agar kasus tersebut segera diungkap, sehingga pelaku bisa ditangkap.

Dia mengklaim, selama ini tidak pernah merasa punya masalah terhadap orang lain. Sehingga mengaku merasa aneh dirinya diteror hingga mobilnya dirusak dengan cara ditembak. 

Editorial Team

Related Article