Sebelumnya diberitakan, BPPTKG melaporkan kejadian awan panas guguran pada Merapi dengan jarak luncur sejauh 3 ribu meter, Rabu (27/1/2020) pukul 12.53 WIB.
Awan panas guguran tercatat di seismogram 55 mm dan durasi 317 detik. Mengarah ke sisi barat daya Gunung Merapi atau di area hulu Kali Krasak dan Boyong.
Dengan situasi ini, BPPTKG masih mempertahankan status Siaga (level III) pada Gunung Merapi.
Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas ada di sektor selatan - barat daya. Meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Untuk lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif diperkirakan mencapai radius 3 kilometer dari puncak. BPPTKG merekomendasikan penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Merapi dalam KRB III agar dihentikan.
Pelaku wisata selain itu, diimbau tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Merapi.