Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hanya 33 Kalurahan di Sleman yang Gelar Pilur pada Oktober

Hanya 33 Kalurahan di Sleman yang Gelar Pilur pada Oktober
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Share Article

Sleman, IDN Times - Tujuh Calon Lurah di Sleman resmi dinyatakan gugur mencalonkan diri pada Pemilihan Lurah (Pilur) yang rencananya akan digelar pada 31 Oktober 2021.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Sleman, Budiharjo, mengatakan gagalnya ketujuh calon lurah ini telah dipastikan dengan terbitnya surat balasan dari Kemendagri yang memperkuat putusan Mahkamah Konstitusi, bahwasanya calon lurah yang mencalonkan diri tidak boleh menjabat lebih dari tiga periode.

"Sesuai dengan  surat balasan dari Kemendagri dalam hal ini Dirjen Bina Pemerintah Desa yang menyampaikan bahwa pertama, memperkuat keputusan MK. Yang kedua menggugurkan pencalonan tujuh calon lurah Kabupaten Sleman," ungkapnya pada Kamis (21/10/2021).

1. Pilur di dua kalurahan ditunda

Pemilihan Wagub DKI Jakarta di DPRD (Tangkapan Layar YouTube Pemprov DKI Jakarta)
Pemilihan Wagub DKI Jakarta di DPRD (Tangkapan Layar YouTube Pemprov DKI Jakarta)

Dari tujuh kalurahan yang calonnya gagal, dua di antaranya terpaksa tidak bisa melanjutkan tahapan Pilur atau ditunda. Yaitu Kalurahan Sumberarum dan Selomartani. Hal ini karena Pilur di dua kalurahan tersebut hanya diikuti dua calon, dan ketika salah satu calon gugur, maka otomatis tersisa satu calon. Sedangkan dalam aturan, Pilur diikuti minimal dua calon dan maksimal lima calon.

Budiharjo menjelaskan, dengan ditundanya gelaran Pilur di 2 kalurahan tersebut, hanya ada 33 kalurahan yang menggelar Pilur pada tanggal 31 Oktober 2021.

"(2 kalurahan) tersendiri. Jadi tanggal 31 Oktober 2021 itu pemilihan untuk 33 kalurahan, sedangkan 2 kalurahan dilaksanakan di 2021. Sementara regulasinya baru kami susun," katanya.

2. Akan buka pendaftaran baru

Kepala Dinas PMD Sleman, Budiharjo. IDN Times/Siti Umaiyah
Kepala Dinas PMD Sleman, Budiharjo. IDN Times/Siti Umaiyah

Budiharjo menyampaikan, pihaknya akan membuka pendaftaran baru Pilur di dua kalurahan yang ditunda tersebut. Untuk tahapannya pun tidak berbeda jauh dengan penjaringan calon lurah yang sebelumnya diadakan.

"Nanti akan dibuka untuk pendaftaran baru. (Jangka waktu) sama. Tahapan sama dengan yang untuk 33 kalurahan. Durasinya sama tidak berbeda sejak pendaftaran hingga pelantikan," terangnya.

3. Desember dimungkinkan sudah ada pelantikan lurah di dua kalurahan tersisa

Ilustrasi. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Ilustrasi. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Menurut Budiharjo, untuk kapan pastinya Pilur di dua kalurahan tersebut akan digelar, pihaknya belum bisa memastikan. Hanya saja, pada Desember 2021 sudah ada pelantikan lurah di dua kalurahan tersebut.

"(Waktu belum pasti?) belum. Yang jelas pelantikan insyaallah Desember sudah dilantik," paparnya.

Berkaitan dengan kepanitiaan, Budiharjo menyampaikan, meskipun Pilur di dua kalurahan terpaksa ditunda, namun untuk panitia Pilur tidak akan dibubarkan terlebih dahulu. Mereka akan tetap melanjutkan ketugasannya saat nanti Pilur bisa digelar.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siti Umaiyah
Paulus Risang
Siti Umaiyah
EditorSiti Umaiyah

Latest News Jogja

See More

Garuda Institute Minta Pemerintah Evaluasi BGN, Ini 7 Rekomendasinya

27 Jun 2026, 18:51 WIBNews