Ilustrasi Jagung (Foto: IDN Times )
Menurut Suwondo, penanaman jagung ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor, yang selama ini berpengaruh besar terhadap sektor pakan ternak, khususnya ayam, dengan kebutuhan yang cukup tinggi.
"Pakan ternak ini bisa menjadi efek domino terkait harga daging ayam dan telur. Ini kan sangat terkait dengan program makan bergizi gratis (MBG) yang jadi program unggulan Presiden Prabowo," ucapnya.
Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa dalam program ini, Polri dan pemerintah berperan sebagai pendukung, sementara proses penanaman tetap dilakukan oleh para petani. Bantuan awal yang diberikan diharapkan mampu mendorong keberlanjutan budidaya jagung oleh petani.
"Harus dipikirkan hasil menanam jagung untuk kesejahteraan masyarakat sehingga ada keberlanjutan petani untuk menanam jagung," tuturnya.