Yogyakarta, IDN Times – Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada (DPP UGM), Joash Elisha Stephen Tapiheru, menyoroti dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat, politisi, media, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). Menurut Joash, kasus tersebut menyimpan sejumlah pertanyaan yang perlu didalami, terutama terkait kemungkinan adanya ketegangan di dalam koalisi pemerintahan.
Joash menilai, dugaan penyadapan oleh pihak yang berada di lingkungan kekuasaan justru memperlihatkan dinamika politik internal yang perlu mendapat perhatian. "Ada dua hal utama yang saya komentari terkait kasus ini. Pertama, untuk kasus itu sendiri, di satu sisi mengejutkan, karena baru kali ini kita dapati orang dalam posisi bawahan presiden, menyadap presidennya sendiri," kata Joash, Rabu (4/11/2026).