Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Begini Kondisi Terkini Pasien Balita Positif Corona di Yogyakarta

Begini Kondisi Terkini Pasien Balita Positif Corona di Yogyakarta
Ilustrasi ruang perawatan di RSUP dr Sardjito. (IDN Times/Siti Umaiyah)
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengumumkan satu pasien anak positif terinfeksi virus corona (COVID-19) di wilayahnya.

Pasien berusia tiga tahun yang ditangani RSUP Dr Sardjito tersebut, namun dikatakan dalam kondisi berangsur membaik.

"Anak ini sudah membaik, kondisinya sudah baik. Dia tidak ada sesak, tidak ada panas, tinggal batuk, gitu. Jadi mohon doanya saja supaya anak ini bisa dinyatakan sembuh dari COVID-19," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan di Gedhong Pracimasono, Komplek Kepatihan, Kota Yogyakarta, Minggu (15/3).

1. Pasien Kasus-49

Ilustrasi virus corona. IDN Times/Sukma Shakti
Ilustrasi virus corona. IDN Times/Sukma Shakti

Dikatakan Banu, pasien balita itu dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 pada Jumat (13/3) pagi kemarin. Dia termasuk dalam daftar 69 pasien positif corona yang diumumkan pemerintah pusat saat itu.

"Dia (pasien) nomor 49," jelas Banu.

2. Orang tua turut diisolasi

IDN Times/Aji
IDN Times/Aji

Dengan kondisi balita itu yang berstatus positif terinfeksi, orang tua pasien tersebut kini juga sudah dalam pengawasan atau telah ditempatkan di ruang isolasi RSUP Dr Sardjito.

Banu mengatakan, keduanya berada dalam satu ruangan isolasi bersekat bersama anak mereka.

"Dirawat jadi satu ruang. Dua orangtua sama satu anak," imbuh Banu.

Dua orang tua itu sekarang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Ada pula, seorang pasien perempuan lainnya berusia 50 tahun lebih yang memiliki riwayat pulang dari perjalanan umrah dan transit di Malaysia. Dia juga berstatus PDP.

3. Orang tua nihil gejala

RSUP dr. Sardjito. (IDN Times/Siti Umaiyah)
RSUP dr. Sardjito. (IDN Times/Siti Umaiyah)

Banu mengatakan, pasien keluarga ini memang memiliki riwayat berkunjung ke Kota Depok, Jawa Barat, atau daerah di mana pasien positif COVID-19 pertama terdeteksi di Indonesia. Akan tetapi, ketiganya dinyatakan nihil riwayat kontak dengan pasien pertama di Depok itu.

"Gak sempat kontak. Hanya jalan-jalan saja," ucap Banu.

Sementara balita itu telah dirujuk ke RSUP Dr Sardjito sejak Senin (9/3) lalu karena mengalami demam, batuk, dan sesak napas, dua orangtuanya sejauh ini tidak mengalami gejala mirip corona demikian.

Akan tetapi, aturan baku tetap berjalan, keduanya harus dan telah menjalani tes swab atau cek tenggorokan untuk mengidentifikasi virus corona dalam tubuh. Hasilnya, hingga hari ini belum dirilis dan mereka harus terus diawasi lewat ruang isolasi.

"Kondisi orang tua tidak ada gejala yang signifikan sebagai COVID sih. Tapi, kita hanya pengawasan saja, tidak ada batuk, tidak ada sesak dan lain sebagainya," tutup Banu.

Share Article
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Jogja

See More

Polda DIY Mediasi Masalah Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

27 Mei 2026, 02:39 WIBNews