Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8 Cara Agar Pendapat Kamu Gak Diremehkan Orang Lain, Introspeksi Diri 

8 Cara Agar Pendapat Kamu Gak Diremehkan Orang Lain, Introspeksi Diri
ilustrasi orang yang menguasai seni persuasi (pexels.com/LinkedIn Sales Navigator)

Semua orang berhak untuk dihormati dan didengar, termasuk pendapat setiap orang. Namun, tak jarang ada individu yang meremehkan pendapat orang lain karena yang memberikan pendapat tersebut tidak meyakinkan atau kurang berpengaruh. Apakah kamu merasa pendapatmu diremehkan oleh orang lain saat ini? 

Guys, jangan menyerah untuk suarakan pendapatmu. Tenangkan hati dan tingkatkan kualitas diri agar orang lain tidak meremehkan pendapatmu dengan melakukan beberapa langkah berikut.

1. Meningkatkan pengetahuan terhadap topik yang akan dibahas

ilustrasi mempelajari topik yang akan dibahas (pexels.com/Mati Mango)
ilustrasi mempelajari topik yang akan dibahas (pexels.com/Mati Mango)

Langkah pertama adalah dengan mempunyai pengetahuan yang cukup tentang topik yang didiskusikan. Meningkatkan pengetahuan bisa membuat pendapatmu jadi lebih berisi. Bekali dengan informasi, fakta, serta pemahaman yang kuat agar kualitas pendapatmu meningkat.

2. Kemukakan pendapat dengan rasa percaya diri

ilustrasi orang yang mengemukakan pendapat dengan percaya diri (pexels.com/Ketut Subiyanto)
ilustrasi orang yang mengemukakan pendapat dengan percaya diri (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Gaya bicara dan sikap ketika bicara sangat menentukan respons orang lain terhadap pendapatmu. Saat kamu bicara dengan keyakinan dan kepercayaan diri, orang lebih cenderung menghormati dan mendengarkan pendapat yang kamu ucapkan.

Hindari pemakaian kata-kata ragu seperti ‘mungkin’ atau ‘sepertinya’ saat berpendapat, ya.
Gunakan juga komunikasi yang efektif dengan pemakaian bahasa yang jelas dan tepat. Hindari bahasa yang ambigu atau samar. Lebih baik pakai kalimat terstruktur dengan baik dan pilih kata-kata yang jelas untuk menyampaikan pendapat.

3. Pertimbangkan audiens

ilustrasi sesuaikan pendapat yang ingin diucapkan dengan audiens (pexels.com/Ketut Subiyanto)
ilustrasi sesuaikan pendapat yang ingin diucapkan dengan audiens (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Setiap audiens mempunyai preferensi serta harapan yang berbeda dalam hal komunikasi. Jadi pertimbangan siapa yang akan mendengarkan pendapatmu, apa nilai-nilai yang dipercaya oleh mereka, serta apa yang penting bagi mereka. Bicara dengan cara yang santun sambil menghormati nilai-nilai audiens bisa membuat mereka lebih menerima pendapatmu, nih. 

4. Dengarkan pendapat lain

ilustrasi mendengarkan pendapat orang lain (pexels.com/Edmond Dantès)
ilustrasi mendengarkan pendapat orang lain (pexels.com/Edmond Dantès)

Untuk memperoleh pengakuan atas pendapatmu, penting juga untuk menjadi pendengar yang baik. Dengarkan pendapat orang lain dengan perhatian serta hormat. Ini bukan hanya menciptakan lingkungan yang lebih positif dan inklusif, namun juga bisa membantu orang lain jadi lebih terbuka untuk mendengarkan dan menerima pendapatmu, lho.

5. Jelaskan alasan di balik pendapat yang kamu sampaikan

ilustrasi memberikan alasan orang mengambil sebuah pendapat (pexels.com/Kindel Media)
ilustrasi memberikan alasan orang mengambil sebuah pendapat (pexels.com/Kindel Media)

Saat kamu mengemukakan pendapat, jangan hanya memberikan pernyataan tanpa memperjelas maksud pendapatmu. Jelaskan alasan di balik pendapatmu dan berikan argumen yang kuat untuk mendukungnya. Ini bisa membantu orang lain memahami perspektif yang kamu percaya sekaligus menghargai pendapatmu.

6. Hindari reaksi emosional berlebihan dan tidak menginterupsi ketika orang lain berbeda pendapat

ilustrasi mendengarkan rekan kerja meski berbeda pendapat (pexels.com/MART PRODUCTION)
ilustrasi mendengarkan rekan kerja meski berbeda pendapat (pexels.com/MART PRODUCTION)

Terlepas seberapa kuat pendapatmu, hindari memberikan respon berlebihan saat memperoleh kritikan atau pendapat yang berlawanan. Tidak perlu merasa terancam atau marah, justru saat ini kamu perlu mendengarkan hal ini dengan baik. Tetap tahan diri dan tampilkan ketenangan.

Menginterupsi orang lain ketika mereka menyampaikan pendapat adalah tindakan yang tidak menghormati. Hal ini juga bisa membuat mereka ikut meremehkan pendapatmu. Jadi, biarkan orang lain menyelesaikan pembicaraan mereka sebelum kamu memberikan tanggapan.

7. Kuasai seni persuasi

ilustrasi orang yang menguasai seni persuasi (pexels.com/LinkedIn Sales Navigator)
ilustrasi orang yang menguasai seni persuasi (pexels.com/LinkedIn Sales Navigator)

Seni persuasi merupakan keterampilan yang sangat berguna dalam komunikasi. Kamu bisa belajar bagaimana mempengaruhi orang lain secara positif ketika berpendapat. Sebaiknya ambil kelas berbicara di depan umum untuk meningkatkan seni persuasi dan keterampilan berbicara. Ambillah pelatihan komunikasi atau kursus bicara di depan umum agar kemampuan dalam mengembangkan pendapat semakin lebih baik.

8. Bangun kredibilitas

ilustrasi memberikan pendapat pada rekan kerja (pexels.com/Cedric Fauntleroy)
ilustrasi memberikan pendapat pada rekan kerja (pexels.com/Cedric Fauntleroy)

Kredibilitas juga menjadi kunci untuk memperoleh pengakuan atas pendapatmu. Bangun kredibilitas melalui pengalaman, pendidikan, serta penampilan yang profesional. Orang lebih cenderung menghormati pendapat dari seseorang yang mempunyai kredibilitas yang kuat dibandingkan mereka yang hanya berbicara, lho.

Dengan kredibilitas yang baik, etika komunikasi yang kamu terapkan pun dapat berjalan dengan lancar. Jangan pakai taktik yang merugikan atau tidak etis demi memperoleh pengakuan atas pendapatmu karena hal ini bisa merusak kredibilitas, lho. So, jaga integritasmu dalam berkomunikasi, ya.

Memperoleh pengakuan atas pendapatmu tentu melibatkan keterampilan komunikasi, pemahaman audiens, serta kredibilitas yang kuat, Dengan percaya diri dan tenang, bukan hal mustahil kalau pendapatmu sangat dihargai orang lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lathiva R. Faisol
EditorLathiva R. Faisol
Follow Us

Latest News Jogja

See More

Jangan Langsung Dibuang, Ini 6 Alasan Simpan Struk Belanja

06 Apr 2026, 21:24 WIBNews