Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSIM Tertahan di Papan Bawah usai Dominasi Berakhir Tanpa Gol
Pertandingan Super League 2026/2027 antara PSIM Yogyakarta dan Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026), berakhir dengan skor imbang 0-0. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
  • PSIM Yogyakarta bermain imbang 0-0 melawan Isenmulang Kalteng FC pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
  • PSIM mendominasi laga dengan 68 persen penguasaan bola, delapan tembakan tepat sasaran, dan tujuh sepak pojok, tetapi gagal mengonversi peluang menjadi gol.
  • Hasil ini memberi PSIM clean sheet pertama musim ini dan tambahan satu poin, namun Laskar Mataram tetap tertahan di papan bawah dengan total dua poin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - PSIM Yogyakarta harus puas berbagi poin dengan Isenmulang Kalteng FC setelah bermain imbang tanpa gol pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027, Sabtu (24/10). Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, tersebut berakhir dengan skor 0-0 meski PSIM mendominasi jalannya laga.

Penguasaan bola 68 persen

PSIM Jogja menguasai jalannya pertandingan melawan Isenmulang Kalteng FC dengan penguasaan bola mencapai 68 persen, sedangkan tuan rumah hanya 32 persen. Dominasi Laskar Mataram juga terlihat dari jumlah tembakan tepat sasaran yang mencapai delapan kali dan tujuh tendangan sudut. Sebaliknya, Isenmulang Kalteng FC hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dan tiga tendangan sudut.

Skuad asuhan Caretaker Guntur Cahyo Utomo terus berusaha mencetak gol sejak awal hingga akhir pertandingan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga PSIM Jogja harus puas membawa pulang satu poin.

Pertahanan pemain solid

Pertandingan Super League 2026/2027 antara PSIM Yogyakarta dan Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026), berakhir dengan skor imbang 0-0. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Guntur mengatakan timnya mampu mengendalikan permainan melalui penguasaan bola dan berupaya menembus kotak penalti lawan. Ia juga menilai para pemain telah bertahan dengan solid.

"Semua sudah kami lakukan, termasuk solid dalam bertahan, Cahya juga melakukan penyelamatan yang krusial tadi,” ujarnya.

Meski gagal mencetak gol, Guntur mengajak timnya menerima hasil imbang tersebut sebagai tambahan satu poin sekaligus bahan evaluasi. Ia menegaskan PSIM perlu meningkatkan performa melalui latihan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Kami sudah mencoba, gol yang kami tunggu dan kami coba wujudkan memang belum datang. Hasil ini patut kita syukuri karena kami mendapat tambahan satu poin. Kami harus bekerja lebih keras lagi dan memperbaiki apa yang belum maksimal pada latihan-latihan berikutnya,” tambahnya.

Clean sheet pertama musim ini

Kiper PSIM Jogja, Cahya Supriadi, menilai para pemain telah mengerahkan kemampuan terbaik dalam pertandingan tersebut. “Semua kemampuan sudah kami tampilkan, tapi kembali lagi kami belum berhasil mencetak gol ke gawang lawan,” ungkap Cahya.

Meski gagal meraih kemenangan, Cahya menyambut positif hasil imbang tersebut karena PSIM mencatatkan clean sheet pertama musim ini. Tambahan satu poin dan catatan tanpa kebobolan itu diharapkan menjadi bekal menghadapi laga berikutnya melawan Borneo FC.

“Kami mendapatkan satu poin dan meraih cleansheet pertama, hal yang tidak mudah karena di awal musim kami sangat kesulitan. Jadi, tambahan poin ini cukup berarti buat kami dalam melakoni laga selanjutnya melawan Borneo FC,” pungkasnya.

Atas hasil tersebut, Laskar Mataram masih tertahan di papan bawah dengan torehan 2 poin.

Curated For You

Editorial Team

Related Article