Injai Ingin Balas Kekalahan PSS Lawan Garudayaksa FC di Final Liga 2

- Frédéric Injaï membawa motivasi ekstra saat PSS Sleman menghadapi Garudayaksa FC pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Minggu malam.
- Penyerang asal Prancis itu ingin membalas kekalahan dari Garudayaksa FC pada final Champions League musim lalu, sembari membantu PSS menjaga posisi klasemen.
- Injaï mengaku kebugarannya belum sepenuhnya pulih setelah lama absen, namun berharap menit bermain bertahap memulihkan performa dan memberi kontribusi positif bagi PSS.
Sleman, IDN Times - Penyerang PSS Sleman, Frédéric Injaï, dipastikan tampil dengan motivasi ganda saat bersua Garudayaksa FC pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (1/11/2026) malam. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pemain asal Prancis tersebut untuk mengobati rasa penasaran setelah menelan kekalahan dari lawan yang sama di final Champions League musim lalu.
1. Lawan Garudayaksa FC kesempatan balas kekalahan Final Liga 2 2025/2026

Pertandingan final Liga 2 PSIM vs Bhayangkara FC. (IDN Times/Larasati Rey) Injaï menegaskan, kenangan pahit di laga puncak musim lalu menjadi dorongan kuat baginya untuk tampil optimal, meski laga ini juga krusial bagi PSS Sleman dalam menjaga posisi di papan klasemen.
“Pertandingan melawan Garudayaksa FC adalah kesempatan saya untuk membalas kekalahan. Musim lalu kami kalah di final, jadi saya pribadi memiliki motivasi lebih untuk menang kali ini,” kata Injaï dikutip laman resmi klub, Sabtu (31/10/2026).
Ia mengakui, atmosfer pertandingan dirasakan secara berbeda oleh setiap pemain, mengingat komposisi skuad Laskar Sembada yang telah mengalami perubahan dibanding musim lalu. Meski demikian, Injaï menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pemicu semangat untuk membantu tim tampil solid.
2. Injai optimis beri kontribusi untuk tim

Logo PSS Sleman / pssleman.id Di sisi lain, Injaï mengungkapkan bahwa kebugaran fisiknya masih dalam proses pemulihan setelah absen cukup panjang dari kompetisi resmi. Ia berharap penambahan menit bermain secara bertahap dapat mempercepat proses kembalinya performa terbaik.
Walau belum mencapai puncak performa fisik, Injaï optimistis mampu memberikan kontribusi nyata dan membantu PSS Sleman mengamankan hasil positif dalam laga tandang tersebut.
“Kondisi fisik saya memang belum 100 persen karena sudah lama tidak bertanding. Saya masih membutuhkan waktu dan kesempatan bermain secara bertahap untuk mengembalikan kebugaran penuh,” ungkapnya.















