Suporter Ultimatum Manajemen, PSS Minimal 6 Poin di 3 Laga

- Ratusan suporter PSS Sleman mendatangi manajemen di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, menuntut pertanggungjawaban atas performa buruk tim pada awal Super League 2026/2027.
- Suporter mengultimatum PSS meraih minimal 6-7 poin dalam tiga laga melawan Bhayangkara FC, Arema FC, dan Isenmulang FC, setelah tim hanya mengumpulkan empat poin dari delapan pertandingan.
- Manajer Agus Purwoko menyatakan siap mundur bila target gagal tercapai, sementara Direktur Yoni Arseto menjanjikan pertemuan lanjutan bersama jajaran direksi pada 6 November 2026.
Sleman, IDN Times - Ratusan suporter PSS Sleman menggeruduk manajemen PSS Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati setempat, Senin (2/11/2026) malam.
Dalam momen itu, para Sleman fans menuntut pertanggungjawaban manajemen atas performa jeblok PSS di awal musim Super League 2026/2027 ini.
Diskusi alot bersama ratusan suporter
Semula, acara di pendopo dihadiri jajaran direksi PT. PSS, tim pelatih manajemen serta beberapa perwakilan suporter untuk mendiskusikan upaya dari klub usai rentetan hasil buruk hingga pekan kedelapan liga.
Mereka yang hadir antara lain Direktur Utama PT PSS, Yoni Arseto, Manajer Agus Purwoko, Pelatih Kepala Pieter Huistra serta Executive Representative, Vita Subiyakti.
Akan tetapi, ratusan suporter kemudian datang masuk ke area pendopo dan menyatakan kekecewaan mereka. Sesi diskusi dibuka dan berjalan cukup panas.
Para suporter mempertanyakan mulai dari performa pemain, pola perekrutan, sikap pelatih kepala hingga ketegasan para petinggi klub.
Desakan mundur untuk para petinggi klub juga beberapa kali terlontar dari mulut para suporter.
Ultimatum 6-7 poin 3 laga

Pesepak bola PSS Sleman Cleberzon Martins De Souza (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Borneo FC Samarinda Ruben Lopez Huesca (kiri) pada laga BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Selasa (27/10/2026). Borneo FC Samarinda menang atas PSS Sleman dengan Skor 2-1. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/tom. Merasa tak ada jawaban yang cukup memuaskan, para suporter mengultimatum manajemen. Mereka menuntut raihan minimal 6-7 poin dari tiga laga PSS berikutnya di Super League.
Pada tiga laga mendatang, PSS sendiri bakal menghadapi Bhayangkara FC, Arema FC, dan Isenmulang FC.
Tuntutan keras para suporter ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, hingga pekan kedelapan Super League 2026/2027, PSS cuma mampu mengantongi satu kali kemenangan, satu kali imbang, dan enam kali kalah. Gustavo Tocantins cs kini terpuruk di peringkat 16 klasemen sementara.
Agus Purwoko siap mundur, Yoni janjikan pertemuan lanjutan
Merespons tuntutan suporter, Manajer PSS, Agus Purwoko, mengaku siap mundur apabila Laskar Sembada gagal memenuhi target 6-7 poin tersebut.
"Saya siap mundur kapan saja. Kalau emang yang terbaik hari ini saya harus mundur pun, saya siap," tegas Agus.
Sementara itu, Direktur PSS, Yoni Arseto, mengaku jika pihak manajemen akan berusaha seoptimal mungkin untuk membawa Super Elja bangkit dari keterpurukan dan bisa berkembang lebih baik lagi.
Jawaban tersebut tak mendapat respons positif dari para suporter. Oleh karenanya, Yoni meminta pertemuan malam ini akan dilanjutkan Jumat (6/11/2026) besok bersama jajaran direksi lainnya.
"Kami siap akan melakukan statement bareng-bareng. Bukan saya sendiri," ujar Yoni.
















