Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bawa PSIM Menang, Guntur Cahyo Siap Kolaborasi dengan Risto Vidakovic

Kota Yogyakarta
2 min read
Bawa PSIM Menang, Guntur Cahyo Siap Kolaborasi dengan Risto Vidakovic
Debut manis diraih caretaker PSIM Jogja, Guntur Cahyo Utomo. Ia sukses mempersembahkan kemenangan perdana di laga kandang saat menjamu Borneo FC, Minggu (1/11/2026). (Dokumentasi PSIM)
  • Caretaker PSIM Jogja Guntur Cahyo Utomo meraih kemenangan perdana di kandang saat menghadapi Borneo FC pada 1 November 2026.
  • Manajemen PSIM menunjuk Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala baru, dengan Edin Prljaca sebagai asisten, menggantikan peran sementara Guntur setelah Jean-Paul van Gastel.
  • Guntur menegaskan tetap berada dalam tim dan siap bekerja sama dengan pelatih, pemain, serta staf demi melanjutkan perjuangan PSIM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - Debut manis diraih caretaker PSIM Jogja, Guntur Cahyo Utomo. Ia sukses mempersembahkan kemenangan perdana di laga kandang saat menjamu Borneo FC, Minggu (1/11/2026). Namun, di tengah euforia tiga poin tersebut, tongkat estafet kepelatihan Laskar Mataram resmi berganti.

Manajemen PSIM Jogja memperkenalkan Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala baru untuk melanjutkan perjuangan skuad utama, didampingi Edin Prljaca sebagai asisten pelatih.

  1. 1. Bekerja sebagai tim

    antarafoto-psim-menang-atas-borneo-fc-1793541072.jpg
    PSIM Yogyakarta menang atas Borneo FC Samarinda dengan skor 2-1 pada laga BRI Super League 2026-27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026). (ANTARA FOTO/Kala/Afa)

    Bergabungnya juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut merampungkan masa tugas Guntur sebagai pengasuh sementara sepeninggal Jean-Paul van Gastel. Meski posisinya kembali bergeser, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U-19 itu menegaskan komitmennya untuk tetap membumi dan setia mengawal PSIM.

    “Saya pasti masih akan berada di dalam tim,” ujar Guntur dikutip lama resmi klub, Kamis (5/11/2026).

    Bagi Guntur, mengenai siapa yang berada di garda terdepan kepelatihan bukanlah hal yang perlu diperdebatkan. Fokus utamanya adalah membawa Laskar Mataram terus melaju.

    “Terkait siapa yang akan di depan, saya pikir tidak penting. Sekali lagi, kami bekerja sebagai tim; baik pelatih kepala, asisten, pemain, hingga staf logistik, semua ingin bekerja bersama. Siapa yang di depan bukan isu lagi. Saya memastikan tetap bekerja bahu-membahu dengan teman-teman di klub ini,” tegasnya.

  2. 2. Sentuhan di belakang layar sebelum raih tiga poin

    Risto Vidakovic, pelatih asal Serbia, diperkenalkan sebagai pelatih kepala baru PSIM Yogyakarta musim 2026/2027.
    PSIM Yogyakarta menunjuk pelatih asal Serbia, Risto Vidakovic, sebagai pelatih kepala baru untuk kompetisi musim 2026/2027. (Dok. PSIM)

    Kemenangan atas Borneo FC, ternyata tak lepas dari diskusi intensif antara Guntur, Risto, dan Edin menjelang laga. Meski belum mendampingi secara penuh dari pinggir lapangan, masukan taktis Risto dan Edin menjadi kunci krusial hasil positif yang dipetik PSIM.

    Guntur mengakui pertukaran gagasan tersebut sangat mempermudah tugasnya dalam meracik strategi. “Saran-saran yang mereka berikan sangat penting, terutama untuk saya di pinggir lapangan. Saya sangat berterima kasih dan berharap ke depannya kami jauh lebih kuat berkat pengalaman yang mereka bawa,” ungkapnya.

    Kini, dengan hadirnya duo pelatih anyar tersebut, struktur kepelatihan PSIM Jogja kembali solid dan lengkap. Kemenangan atas Borneo FC menjadi fondasi awal yang manis untuk menyambut era baru di bawah kendali Risto Vidakovic.

    “Semoga kami bisa mengukir tren baru dan terus bergerak naik ke papan atas,” tutup Guntur optimistis.

Related Articles

See More