Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PSIM Kalah 1-2 dari PSM, Tren Buruk Laskar Mataram Berlanjut

Kab. Bantul
3 min read
PSIM Kalah 1-2 dari PSM, Tren Buruk Laskar Mataram Berlanjut
Menjamu PSM Makassar pada pekan kelima di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (16/10/2026) sore, PSIM harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. (psimjogja)
  • PSIM Jogja kalah 1-2 dari PSM Makassar pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, setelah babak pertama berakhir tanpa gol.
  • PSM membuka keunggulan lewat Achmat Farul Aditia menit ke-51 dan Stevan Jevtoski menit ke-66, sebelum kapten mereka Dusan Lagator mendapat kartu merah setelah VAR.
  • Ze Valente mencetak gol penalti menit ke-82, tetapi PSIM gagal menyamakan skor meski unggul jumlah pemain; PSIM belum menang, sedangkan PSM meraih tiga poin perdana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - PSIM Jogja belum mampu bangkit dari keterpurukan setelah gagal meraih kemenangan di Super League 2026/2027.

Menjamu PSM Makassar pada pekan kelima di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (16/10/2026) sore, Laskar Mataram harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.

  1. 1. Dua tim gagal cetak gol pada babak pertama

    Menjamu PSM Makassar pada pekan kelima di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (16/10/2026) sore, PSIM harus mengakui keunggulan tim ta
    Menjamu PSM Makassar pada pekan kelima di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (16/10/2026) sore, PSIM harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. (psimjogja)

    Di menit awal babak pertama, kedua tim langsung berusaha mencari celah untuk mencetak gol sejak pertandingan dimulai. Sheva Maresca beberapa kali mengancam gawang PSM, tetapi upayanya belum menghasilkan gol.

    PSM juga berusaha membangun serangan untuk memecah kebuntuan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu mengubah kedudukan.

    Pada menit ke-40, Caballero memperoleh kesempatan melalui sundulan setelah menyambut umpan silang dari sisi kanan. Penjaga gawang PSM, Ardiansyah berhasil mengantisipasi bola tersebut. Hingga turun minum, kedua kesebelasan belum mampu mencetak gol.

  2. 2. PSM unggul dua gol, Dusan Lagator diganjar kartu merah

    Memasuki babak kedua, PSM langsung memberikan kejutan kepada tuan rumah. Achmat Farul Aditia berhasil mengonversi umpan terobosan untuk menaklukkan pertahanan PSIM dan membawa timnya unggul 1-0 pada menit ke-51.

    Gol tersebut membuat PSM tampil makin beringas. Hasilnya, tim tamu kembali membobol gawang PSIM pada menit ke-66 melalui Stevan Jevtoski.

    Gol kedua PSM bermula dari serangan balik cepat yang dilakukan Jevtoski saat mendapat umpang dari Rizky Eka. Kesempatan berujung gol kedua bagi PSM.

    Situasi pertandingan berubah pada menit ke-79 setelah terjadi kontak yang melibatkan Kapten PSM, Dusan Lagator, di dalam kotak penalti. Wasit pun meninjau insiden melalui VAR. Hasil tinjauan VAR membuat wasit menunjuk titik putih untuk PSIM. Tak hanya itu, Lagator juga menerima kartu merah sehingga PSM harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

  3. 3. Penalti Ze Valente tak mampu selamatkan PSIM, Laskar Mataram kian terpuruk

    PSIM mendapatkan kesempatan memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti. Pemain asal Portugal, Ze Valente maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan menjebol gawang tim tamu pada menit ke-82.

    Gol tersebut membuka peluang bagi PSIM untuk menyamakan kedudukan. Keunggulan jumlah pemain pun coba dimanfaatkan tuan rumah dengan meningkatkan intensitas serangan.

    Laskar Mataram melancarkan sejumlah upaya untuk mencetak gol penyeimbang. Namun, rapatnya pertahanan PSM membuat berbagai peluang tersebut belum berbuah manis.

    Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit pada penghujung pertandingan. Meski terus menekan hingga laga berakhir, PSIM gagal mencetak gol kedua. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel takluk 1-2.

    Kemenangan ini dinilai penting bagi PSM yang meraih tiga poin perdana setelah melewati lima pertandingan. Juku Eja kini menempati peringkat ke-12 dengan koleksi lima poin. Sebaliknya, PSIM masih terjebak dalam periode sulit. Mereka belum meraih satu pun kemenangan, dengan catatan satu hasil imbang dan empat kalah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More