Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ingin Kompetisi Digelar, Manajer PSS Sleman Berharap Ada Mukjizat
Tim PSS Sleman sedang berlatih di Yogyakarta International School (YIS) / Website PSS Sleman

Sleman, IDN Times - Manajer PSS Sleman Danilo Fernando berharap adanya keajaiban agar Liga 1 Indonesia bisa dilanjutkan. 

Danilo mengatakan karena hingga saat ini kepastian soal kompetisi masih mengambang. PSSI bersama PT LIB serta seluruh perwakilan klub telah menggelar pertemuan yang hasilnya sepakat bahwa kompetisi harus dilanjutkan.

"Kita tahu kemungkinan rencana tanggal 1 November sedang diusahakan, makanya kita selama ini kita tetap fokus latihan dan program tetap jalan," kata Danilo dikutip dari Antara, Minggu (18/10/2020)

 

 

1. Berharap adanya mukjizat

Twitter/@Bolalob

Meski tanggal dimulainya kompetisi telah direncanakan, tapi rintangan yang harus dilalui yakni proses perizinan dari pihak kepolisian. 

"Kami rasa itu (kompetisi berlanjut) berat juga, pengalaman kami selama ada Pilkada memang agak sulit, mudah-mudahan ada mukjizat bisa ada perubahan dan izin bisa turun," ujarnya menambahkan.

2. Siapkan tiga opsi

Pemain PSS saat melakukan latihan pada Senin (31/8/2020) (Dok. PSS)

Federasi dan operator sendiri memiliki tiga opsi ihwal kompetisi. Opsi pertama kompetisi digelar pada 1 November 2020 dan selesai pada Maret 2021.

Jika tanggal 1 November tidak diizinkan, PSSI akan membuat skema dan jadwal baru, yakni pada 1 Desember 2020. 

Opsi ketiga, kompetisi dimulai pada 1 Januari 2021 maka kemungkinan agar digelar 2 wilayah karena keterbatasan waktu. Sebab pada Mei-Juni 2021 PSSI punya hajatan besar, yakni Piala Dunia U-20.

3. Kejelasan status kompetisi akan berdampak pada rencana program tim Elang Jawa.

Pemain muda, Domenico Savio Sheva jebolan akademi promosi ke tim PSS senior. (Dok. PSS).

Menanggapi hal tersebut, Danilo mengatakan yang terpenting keputusan yang akan diambil federasi adalah kepastian soal nasib kompetisi. Pasalnya, kejelasan status kompetisi akan berdampak pada rencana program tim Elang Jawa.

"Walaupun untuk tanggal 1 November izin sulit turun, setidaknya sudah ada gambaran. Supaya kita bisa merancang program dengan tim pelatih maupun pemain, agar mereka ada waktu libur dan kembali berkumpul dengan keluarga," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article