Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sebelum ke Mandalika, Veda Ega dan Mario Aji Minta Doa Restu Sultan
Pembalap Moto2 Mario Aji dan pembalap Moto3 Veda Ega Pratama sowan ke kediaman Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Minggu (20/7/2026) malam. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

  • Mario Aji dan Veda Ega Pratama sowan ke Keraton Kilen untuk memohon doa restu Sultan Hamengku Buwono X sebelum berangkat ke Mandalika.
  • Sultan HB X berpesan agar keduanya tetap konsisten, memiliki motivasi kuat, serta mental tangguh dalam menghadapi tantangan di ajang balap dunia.
  • Setelah kunjungan ke Sultan, Mario dan Veda dijadwalkan latihan dua hari di Mandalika sebelum tampil di Sirkuit Silverstone pada awal Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - Pembalap Moto2 Mario Aji dan pembalap Moto3 Veda Ega Pratama sowan ke Keraton Kilen atau kediaman Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Minggu (20/7/2026) malam.

Mario dan Veda tiba di Keraton Kilen sekitar pukul 18.30 WIB. Setelahnya, mereka menikmati makan malam bersama Sultan HB X. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup sehingga awak media tidak diperkenankan masuk.

Sebelum bertemu Sultan, Mario dan Veda lebih dulu menyapa para penggemar di kawasan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 pada Minggu sore.

Local heroes minta doa restu Sultan

Sekitar pukul 21.00 WIB, Sultan, Mario, dan Veda keluar dari Keraton Kilen. Turut mendampingi keduanya, Plt. Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Ahmad Fajar.

"Kami sowan ke Ngarsa Dalem maksudnya adalah untuk mengantar adik-adik kami, Mas Veda dan Mas Mario mereka sebagai para orang Indonesia yang langka, bisa masuk ke Moto3 dan Moto2. Dan kebetulan Mas Veda ini adalah warga DIY," kata Ahmad.

Menurut Ahmad, kunjungan tersebut juga menjadi momen untuk memohon doa restu dan arahan dari Sultan demi perjalanan karier Mario dan Veda di ajang balap dunia.

"Semoga beliau juga memberikan doa restunya, semoga local heroes di Indonesia semakin bertambah, bukan hanya mereka yang mewakili di kancah dunia," harap Ahmad.

Pesan harus konsisten dan terus 'fight'

Dalam kesempatan itu, Sultan menyampaikan harapannya kepada Mario dan Veda sebagai generasi muda Indonesia yang berkiprah di level internasional.

Ia berpesan agar keduanya tetap teguh menekuni profesi sebagai pembalap dan memiliki motivasi kuat untuk terus berkembang.

"Bagaimana dia punya motivasi untuk survive, berarti dia harus punya kesadaran bahwa tidak perlu punya kekhawatiran, susah, angel. Tapi, punya motivasi untuk memenangkan setiap pertandingan. Sehingga dirinya sendiri punya kemauan," pesan Sultan.

Sultan juga menilai setiap pembalap yang tampil di kejuaraan dunia harus memiliki mental yang kuat. Menurutnya, tantangan dan risiko merupakan hal yang dihadapi seluruh pembalap sehingga keberhasilan sangat ditentukan oleh tekad dan kesiapan diri masing-masing.

"Jadi kita harus fight, motivasi untuk fight itu ada pada dirinya sendiri. Kami-kami ini hanya mendukung," kata Sultan menegaskan.

Langsung latihan di Mandalika

Sementara itu, Veda mengaku senang sekaligus bangga karena mendapat kesempatan bersilaturahmi dengan Sultan bersama Mario.

"Terima kasih untuk dukungannya selama ini," ungkap Veda.

Usai kunjungan tersebut, Mario dan Veda dijadwalkan bertolak ke Mandalika untuk menjalani dua hari sesi latihan. Mereka setelah jeda paruh musim ini bakal tampil pada balapan di Sirkuit Silverstone, Inggris, yang berlangsung pada 7-9 Agustus 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article