Terpisah, Kasat Lantas Polresta Yogyakarta AKP Alvian Hidayat menyebut pihaknya telah memintai keterangan dari sosok pria yang memicu kecelakaan Aldi di Jalan Magelang, Jetis, Kota Yogyakarta, DIY, Rabu (18/3/2026) lalu.
Alvian berujar, pria tersebut telah mengakui perbuatannya dan yang berdangkutan sejauh ini masih berstatus saksi.
"Ya mengakui semuanya, ya awalnya emosi-emosi di jalan biasa, mungkin merasa kaget atau apa, karena tidak saling kenal," kata Alvian saat dihubungi, Selasa (7/4/2026).
Alvian menegaskan, kasus ini tertangani berjalan dengan baik. Kepolisian prinsipnya mencari penyelesaian terbaik dari para pihak terkait.
"Dan bahwasanya case ini sudah diserahkan ke pihak pengacara yang disiapkan oleh KONI, sudah tertangani semua," pungkas Alvian.
Diberitakan sebelumnya, pembalap WorldSSP 2026 asal Indonesia, Aldi Satya Mahendra disebut mengalami retak tulang tangan kiri usai mengalami tabrak lari di Jalan Magelang, Jetis, Kota Yogyakarta, DIY, Rabu (18/3/2026) pagi.
Kecelakaan terjadi ketika Aldi tengah gowes menuju daerah Kaliurang, Sleman via Jalan Magelang bersama salah seorang rekannya. Temannya mengawal naik sepeda motor.
Benturan terjadi ketika di salah satu ruas jalan Aldi berbelok ke kiri. Namun tiba-tiba dari arah belakang sebuah mobil nyelonong di belokan tersebut.
Pengemudi mobil, seorang laki-laki perawakan bapak-bapak lantas keluar dari kendaraanya. Cekcok pun tak terhindarkan setelahnya. Setelahnya, si pengemudi mobil pergi dan dikejar oleh Aldi dan rekannya naik sepeda motor.
Si pengemudi mengarahkan kendaraanya ke sebuah tongkrongan dekat pertigaan Borobudur Plaza Yogyakarta. Namun, saat itu ia justru memanggil teman-temannya dan hendak memukul menggunakan sebuah konblok. Pihak Aldi lantas melaporkan kejadian ini ke kepolisian.