Potret Veda Ega. (Dok. Red Bull)
Veda tinggal di Spanyol sejak 2024 dan mengaku sempat homesick (rindu kampung halaman) pada masa awal. Ia menyebut dua hal yang paling dirindukan, yakni keluarga dan makanan. “Dua itu sih, keluarga sama makanan,” ujarnya. Setelah sekitar dua tahun setengah, Veda mengaku sudah terbiasa.
Pada Juni 2026, Veda sempat pulang ke Gunungkidul selama sekitar satu pekan. Ia diketahui sudah dua setengah tahun meninggalkan kampung halaman dan tiga kali melewatkan Lebaran bersama keluarga. Di sela kepulangan itu, Veda berkumpul dengan keluarga, mengunjungi Pasar Sapi Siyono Harjo, dan mengurus visa untuk melanjutkan musim balap. Pada Juli 2026, ia kembali singgah sebentar di Yogyakarta, menyapa penggemar, dan mengaku rindu suasana serta kuliner Jogja.
Dukungan dari kampung halaman juga mengalir. Pemkab Gunungkidul secara berkala menggelar nonton bareng Moto3 di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, dan Sudarmono biasa hadir di sana. Bupati Endah menyebut Veda sebagai kebanggaan daerah dan membuka wacana pembangunan sirkuit permanen, meski lokasi dan anggarannya masih perlu dikaji.
Itulah tiga hal tentang keluarga Veda Ega, dari Sudarmono, Melina, hingga Ghea, yang mengiringi perjalanannya dari Gunungkidul ke Mandalika. Pantau terus hasil Moto3 Mandalika pada Minggu (11/10/2026) dan ikuti kabar terbaru Veda Ega di IDN Times.