Comscore Tracker

Benarkah Manusia Tetap Sadar Saat Kepala Terputus? Ini Penjelasannya

Tubuh manusia ternyata hebat, sekaligus mengerikan

Tentu seram rasanya membayangkan kepala manusia terputus dari badannya. Namun, hukuman penggal bagi para penjahat hukum kelas berat sudah ada sejak zaman dahulu. Bahkan, teroris juga menggunakannya untuk menebar teror bagi musuh-musuh mereka.

Bukan hanya soal hukuman mati, tapi kepala manusia juga bisa terlepas karena kecelakaan. Penyebab-penyebab lain kejadian ini juga gak kalah seramnya.

Lantas, benarkah manusia tetap memiliki kesadaran ketika kepalanya putus? Dilansir dari howstuffworks.com, ini dia penjelasan ilmiahnya!

1. Dr. Francis Crick meneliti aktivitas listrik pada jaringan saraf otak

Benarkah Manusia Tetap Sadar Saat Kepala Terputus? Ini Penjelasannyanewyork.cbslocal.com

Rahasia tubuh mengerikan ini diungkap oleh penelitian yang dilakukan Dr. Francis Crick, ahli biologi molekul yang menerima penghargaan nobel terkait penemuan struktur DNA.

Ia menemukan bahwa setiap aspek kesadaran manusia—mulai dari rasa sayang pada keluarga, kepercayaan pada Tuhan, sampai bagaimana ia menerjemahkan informasi— semua merupakan hasil dari aktivitas listrik di jaringan saraf otak. Ia menulisnya di tahun 1994, bahwa kesadaran manusia itu terbentuk karena sepaket saraf yang banyak sekali.

Baca Juga: 8 Fakta Cryonics, Membekukan Manusia untuk Dihidupkan Kembali

2. Neurotransmitters adalah senyawa yang menjadi dasar kesadaran kita

Benarkah Manusia Tetap Sadar Saat Kepala Terputus? Ini PenjelasannyaPixabay/Gerd Altmann

Kumpulan senyawa ini menghasilkan sinyal listrik sebagai bentuk komunikasi antarsyaraf, yang akhirnya membentuk jaringan syaraf. Ketika kita menstimulus jaringan ini, kita akan mendapatkan sensasi fisik dan emosi yang membuat kita tetap hidup.

Kita menyimpannya sebagai memori untuk dipanggil ulang ketika jaringan syaraf yang menyimpannya diaktifkan kembali.

3. Otak bisa tetap memproduksi pikiran dan sensasi setelah kepala terputus dari badannya

Benarkah Manusia Tetap Sadar Saat Kepala Terputus? Ini Penjelasannyagq.com

Pembacaan aktivitas listrik otak bisa dilakukan dengan menggunakan electroencephalography (EEG). Selama masih terbaca, itu artinya masih ada kesadaran dalam otak tersebut.

Penelitian mengerikan ini juga dilakukan oleh Radboud University pada tahun 2011. Beberapa kasus lepasnya kepala dari tubuh baik itu karena hukuman penggal atau karena kecelakaan, menunjukkan adanya perubahan ekspresi pada wajah korban tersebut.

4. Berapa lama kesadaran seseorang setelah dipenggal belum ditemukan angka pastinya

Benarkah Manusia Tetap Sadar Saat Kepala Terputus? Ini Penjelasannyahiveminer.com

Ada kasus yang menunjukkan bahwa bagian tubuh tetap bergerak beberapa saat setelah dipenggal. Ternyata itu bukan bentuk kesadaran, melainkan bentuk kedutan otot akibat perubahan aliran sirkulasi darah yang drastis, serta karena adanya sisa listrik saraf.

Ini karena pusat kesadaran terletak di otak dan segala rasa sakit atau apapun itu, akan diproses di otak. Perubahan ekspresi atau gerakan bagian kepala yang masih ada setelah dipenggal itulah yang menunjukkan masih ada kesadaran beberapa detik setelah dipenggal.

Kesimpulannya, kepala seseorang akan masih sadar beberapa saat setelah dipenggal. Hal ini karena adanya sedikit aktivitas listrik yang tersisa di saraf otak. Sedangkan untuk gerakan pada tubuh, penyebab terbesarnya adalah karena kedutan otot akibat aliran darah. Sudah tahu kan sekarang, gambarannya seperti apa?

Baca Juga: Amit-amit, Ini 10 Cara Mati yang Paling Menyakitkan Menurut Sains!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya