Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral 2 Jari dari Mobil Kepresidenan, PDIP Singgung Fasilitas Negara

Kota Yogyakarta
Viral 2 Jari dari Mobil Kepresidenan, PDIP Singgung Fasilitas Negara
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Yogyakarta, IDN Times - Viral di media sosial pose dua jari dari mobil Presiden saat kunjungan di Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024). Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyinggung penggunaan fasilitas yang seharusnya dipakai untuk kepentingan rakyat dan negara. 

Hasto menyebut rakyat bisa menilai sendiri kejadian tersebut. Masyarakat bisa menilai terkait penggunaan fasilitas negara. "Ya kalau saya membaca dari netizen dari rakyat, mereka kan sangat cerdas. Itu kan menggunakan fasilitas negara," ujar Hasto, ditemui di Taman Budaya Yogyakarta, Rabu (24/1/2024) malam. 

  1. 1. Hasto singgung soal fasilitas negara

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
    Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

    Hasto menyebut fasilitas yang seharusnya digunakan kepentingan rakyat dan negara, namun ditunjukkan dengan cara kurang pas. Pihaknya coba mencermati juga bagaimana suara rakyat.

    "Itu komentar dari rakyat, jadi kami mencermati suara hati yang muncul dari rakyat Indonesia, ketika mobil yang seharusnya dipakai untuk kepentingan rakyat dan negara ternyata ditunjukkan dengan cara-cara yang kurang pas," kata Hasto.

  2. 2. Presiden tak jelaskan secara gamblang

    Presiden Joko "Jokowi" Widodo ketika ikut menyaksikan penyerahan Super Hercules C-130 J di Halim. (Dokumentasi Media Menhan)
    Presiden Joko "Jokowi" Widodo ketika ikut menyaksikan penyerahan Super Hercules C-130 J di Halim. (Dokumentasi Media Menhan)

    Sebelumnya, video tersebut viral dan mendapat berbagai respons dari warganet. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menanggapi viralnya video tersebut, hanya menyebut menyenangkan. "Ya, kan menyenangkan, menyenangkan," ujar Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/1/2024).

    Saat ditanya maksud dari 'menyenangkan', Jokowi tak menjawab gamblang. "Ya gak tahu, menyenangkan. Kalau ketemu masyarakat kan menyenangkan," kata dia.

  3. 3. Sebut presiden boleh kampanye

    Presiden Joko "Jokowi" Widodo meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Kantor Badan Otorita Ibukota Nusantara (OIKN), Rabu (17/1/2024). Akun YouTube Sekretariat Presiden
    Presiden Joko "Jokowi" Widodo meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Kantor Badan Otorita Ibukota Nusantara (OIKN), Rabu (17/1/2024). Akun YouTube Sekretariat Presiden

    Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengatakan, seorang presiden boleh melakukan kampanye politik asalkan sesuai aturan. "Semua itu pegangannya aturan kalau aturan boleh silakan, kalau aturan boleh silakan kalau aturan tidak boleh tidak sudah jelas itu, jangan presiden tidak boleh (berkampanye), boleh berkampanye, boleh. Tapi kan dilakukan atau tidak dilakukan terserah individu masing-masing," ujar Jokowi di Pangkalan Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/1/2024).

    Jokowi mengatakan, presiden, menteri atau pejabat publik lainnya bisa berkampanye, asalkan tidak menggunakan fasilitas negara. "Ya boleh saja saya kampanye, tapi yang penting tidak gunakan fasilitas negara," kata dia.

Related Articles

See More