Bantul, IDN Times - Massa yang tidak puas dengan hasil pilkada bergerak ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul. Sambil membawa berbagai poster yang bertuliskan rasa tidak puas tentang hasil pilkada mereka menuntut pilkada digelar ulang.
Mengetahui massa bergerak ke KPU Bantul, polisi Polres Bantul segera menurunkan pasukan anti huru-hara untuk mengamankan kantor KPU dan memukul mundur masa demonstran.
Itu adalah gambaran simulasi pengamanan menjelang Pilkada Bantul yang digelar 23 September mendatang.
Kapolda DIY , Irjen Pol, Asep Suhendar yang melakukan panatauan simulasi pengamanan Pilkada Bantul 2020 di Mapolres Bantul, Rabu (12/2) berpesan kepada ratusan anggota Polri Polres Bantul terkait tantangan dan tugas berat dari aparat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
