Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Bantul Mendekati saat Normal

Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Bantul Mendekati saat Normal
Pengunjung Pantai Parangtritis. (IDN Times/Daruwaskita)
Share Article

Bantul, IDN Times - ‎Jumlah kunjungan wisatawan berlibur ke Kabupaten Bantul menunjukkan kenaikan. Meski dalam masa pandemik, kunjungan wisatawan mendekati jumlah di saat normal.

Sejumlah objek wisata diserbu wisatawan lokal dari sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Saat ini wisatawan yang berasal dari Pulau Jawa menunjukkan kenaikan.   

Tempat wisata yang ramai dikunjungi masih didominasi wisata pantai. Mulai dari Pantai Parangtritis, Depok, Gua Cemara hingga Pantai Baru yang berada di Kecamatan Srandakan.

1. Dalam kondisi normal kunjungan wisatawan setiap akhir pekan mencapai 20 ribu orang ‎

Ilustrasi kunjungan wisatawan ke Pantai Parangtritis. (instagram.com/wisatapantaiparangtritis)
Ilustrasi kunjungan wisatawan ke Pantai Parangtritis. (instagram.com/wisatapantaiparangtritis)

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemkab Bantul, Annihayah mengatakan jumlah kunjungan wisatawan ke Bumi Projotamansari hampir mendekati angka pada saat sebelum terjadi pandemik.

"Saat akhir pekan kunjungan wisatawan sudah mencapai sekitar 12 ribu orang. Pada kondisi normal jumlah kunjungan wisata mencapai sekitar 15 ribu sampai 20 ribu orang," katanya, Kamis (1/10/2020).

Sedangkan di hari biasa jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai dua ribu hingga tiga ribu orang 

2. Larangan menyediakan alat beribadah di musala

TPR Pantai Parangtritis. IDN Times/Daruwaskita
TPR Pantai Parangtritis. IDN Times/Daruwaskita

Annihayah mengingatkan bagi pengelola wisata ataupun pokdarwis menyediakan fasilitas cuci tangan dan penerapan protokol kesehatan. Dinas Pariwisata pun mengingatkan pengelola untuk menyediakan beribadah seperti sarung, mukena maupun sajadah. Sebab barang-barang tersebut berpotensi menularkan COVID-19. 

"Musala yang ada di objek wisata dibiarkan kosong. Wisatawan yang akan beribadah membawa peralatan ibadah masing-masing," katanya.

3. Sarana dan prasarana kebersihan dipastikan berfungsi dengan baik‎

Wastafel di Pantai Parangtritis bantuan dari Badan Otoritas Borobudur. IDN Times/Daruwaskita
Wastafel di Pantai Parangtritis bantuan dari Badan Otoritas Borobudur. IDN Times/Daruwaskita

Ketua Komisi B, DPRD Bantul, Wildan Nafis mengingatkan pengelola harus selalu waspada dengan semakin tingginya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bantul. 

"Saya mengingatkan kepada Dinas Pariwisata dan Gugus Tugas agar memantau dan mengetatkan penerapan protokol kesehatan. Jangan sampai objek wisata di tutup karena ada klaster COVID-19," ucapnya.

Warung-warung yang ada di tepi pantai menurut Wilda harus dipastikan menerapkan protokol kesehatan dengan menyiapkan tempat untuk cuci tangan dan sabun serta mengurangi jumlah kursi.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Mahfud MD Nilai Dadan tak Paham Birokrasi dan Hukum Keuangan Negara

07 Jun 2026, 01:21 WIBNews