Ketua Komisi B DPRD Bantul sekaligus Ketua DPD PAN Bantul periode 2021-2026, Wildan Nafis. (IDN Times/Daruwaskita)
Sementara, Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis, mengatakan telah mengetahui informasi pengunduran Dirut Bank Bantul.
"Kami sudah dapat informasi pengunduran diri Dirut Bank Bantul hingga digelarnya RPUSLB Bank Bantul," ujar Ketua Komisi B, DPRD Bantul, Wildan Nafis ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (2/5/2023) malam.
Menurut Wildan, pengunduran diri Dirut Bank Bantul terkait kinerja dalam memimpin bank berplat merah tersebut dan juga ada masalah dalam internal Bank Bantul sendiri.
"Ya memang ada masalah sehingga Dirut Bank Bantul milih mundur," terangnya.
Politisi PAN ini menjelaskan dari eksternal masalah muncul dari nasabah Bank Bantul dimana para nasabah ini kesulitan untuk mendapatkan hutang karena persyaratan yang terkadang berbelit-belit hingga para nasabah ini pindah ke bank lainnya untuk mencari kredit atau hutang.
"Ini kan berdampak pada perputaran uang di Bank Bantul sendiri sehingga tidak berkembang," ungkapnya.
Di sisi lain kata Wildan, setelah Heriska dilantik menjadi Dirut, sudah ada tiga pegawai yang punya peran penting yang memilih mengundurkan diri karena tidak sejalan dengan kepemimpinan Heriska.
"Ada juga masalah internal di pegawai Bank Bantul yang rumornya beredar luas seperti mosi tidak percaya kepada Dirut Bank Bantul namun saya tidak akan jauh menyoroti isu mosi tidak percaya itu," tandasnya.